Pantai Nyanyi Tak Seindah Namanya, Malah Dianggap Seram
Sekitar dua atau tiga tahun lalu, di lokasi tersebut, pernah ada seorang warga yang hilang. Hanya ditemukan pakaian dan motornya saja.
Penulis: I Made Argawa | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Seorang warga yang ditemui di Pantai Nyanyi, Ketut Suweta (45), mengakui Pantai Nyanyi dikenal cukup seram.
Sekitar dua atau tiga tahun lalu, di lokasi tersebut, pernah ada seorang warga yang hilang.
(Baca Juga: Terapi di Pantai Nyanyi, Ni Ketut Jagik Malah Tewas Tergulung Ombak)
Hanya ditemukan pakaian dan motornya saja.
“Saya lupa persisnya, yang jelas hingga kini korban hilang di Pantai Nyanyi belum ditemukan,” ujar Suweta, kemarin, Minggu (29/9/2015).
Pria yang merupakan Kelian Dusun Banjar Pasti, Desa Pandak Gede, Kediri-Tabanan, Bali itu juga sempat menyebarkan informasi hilangnya Ni Ketut Jagik melalui saluran radio break RAPI (Radio Antara Penduduk Indonesia).
Ia menambahkan, karena tenggelam saat hari purnama, ombak laut akan kembali pasang menjelang pukul 23.00 wita.
Sehingga ada kemungkinan mayat Ni Ketut Jagik tersangkut di karang.
Dengan hempasan ombak laut bisa muncul ke permukaan.
“Mudah-mudahan gelombang pasang bisa membantu jika korban tersangkut di karang,” ujarnya. (*)
Info ter-UPDATE tentang BALI, dapat Anda pantau melalui:
Like fanpage >>> https://www.facebook.com/tribunbali
Follow >>> https://twitter.com/Tribun_Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/penyisiran-pantai-nyanyi_20150929_101337.jpg)