Melarat di Pulau Surga

Warga Sering Jatuh Dari Jembatan Penghubung Dua Desa di Buleleng Ini

Lihatlah FOTO kondisi jembatan penghubung dua desa di Buleleng ini. Warga kerap terjatuh dari atas jembatan ini.

Warga Sering Jatuh Dari Jembatan Penghubung Dua Desa di Buleleng Ini
Tribun Bali/ Lugas Wicaksono
Sejumlah bocah berseragam putih merah berjalan kaki melintasi jembatan, yang menghubungkan antara Kelurahan Kampung Singaraja dengan Desa Sari Mekar, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, Bali, Selasa (6/9/2015). 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Sejumlah bocah berseragam putih merah berjalan kaki melintasi jembatan, yang menghubungkan antara Kelurahan Kampung Singaraja dengan Desa Sari Mekar, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, Bali, Selasa (6/9/2015).

Satu di antaranya Galang Maulana (7), siswa kelas I SDN 1 Kendran Singaraja.

Setiap hari ia bersama teman-teman lainnya dari Desa Sari Mekar berjalan kaki melewati jembatan tersebut, menuju sekolah.

Dari pantauan Tribun Bali, jembatan ini memiliki panjang tujuh meter dan lebar satu meter, terbuat dari beton.

Kondisinya rusak parah.

(Dinas PU Buleleng Tolak Membantu Perbaikan Jembatan Penghubung Desa, Ini Alasannya)

Terlihat di bagian tengah jembatan patah dan ambles, sehingga tampak curam.

Sementara pondasi-pondasi setinggi lima meter rapuh.

Keadaan ini membuat jembatannya miring dan bergetar ketika ada yang melintasi.

Galang seringkali merasa takut ketika melintasinya.

Tidak sedikit teman-temannya jatuh dan terluka ketika melintasinya karena kurang berhati-hati.

Halaman
123
Penulis: Lugas Wicaksono
Editor: Irma Yudistirani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved