Imigrasi Ngurah Rai Amankan 5 WNA Pengguna Paspor Palsu

Lima orang warga negara asing (WNA) yang masuk ke Indonesia melalui Bandara Ngurah Rai diamankan lantaran menggunakan paspor palsu

Imigrasi Ngurah Rai Amankan 5 WNA Pengguna Paspor Palsu
Tribun Bali
Petugas Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai menunjukkan paspor palsu yang diduga digunakan oleh lima WNA untuk mencari suaka ke negara maju di Australia maupun Eropa di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai, Tuban,Badung, Bali, Kamis (8/10/2015) 

TRIBUN.BALI.COM, DENPASAR - Lima orang warga negara asing (WNA) yang masuk ke Indonesia melalui Bandara Ngurah Rai diamankan lantaran menggunakan paspor palsu, Rabu (30/9/2015) lalu.

Kelima orang tersebut tertangkap petugas Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai saat hendak meninggalkan Indonesia.

Penangkapan yang berawal dari kecurigaan petugas akan fisik atau material paspor palsu tersebut.

Kepala Imigrasi Kelas I Ngurah Rai, Yosep H A Renung Widodo mengatakan, kelima WNA tersebut satu diantaranya berasal dari negara Pakistan dengan nama Tauqeer Abbas.

"Keempat orang lainya adalah warga negara Uni Emirat Arab. Mereka (empat WNA) merupakan‎ satu keluarga. Yakni dua anak dan kedua orangtuanya. Kalau yang empat ini bernama Murad Khadhim Salih Alnajm, Wijdan Haleem Qalt Altaher, Ali Murad Khadhim Alnajm, dan Aya Murad Khahim," ujar Ranung kepada wartawan, Kamis (8/10/2015).

Dijelaskan Renung, saat itu mereka hendak pergi ke New Zealand menggunakan penerbangan Air New Zealand NZ246.

“Mereka sudah dua minggu di Indonesia, kami (Imigrasi) mencurigai bahwa satu keluarga ini merupakan korban pengungsian pencari suaka ke negara tetangga," tanda Renung.(*)

Penulis: Manik Priyo Prabowo
Editor: gunawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved