SPBU Penjual Pertalite di Bali Bertambah

Saat ini di Bali sudah ada sekitar 34 SPBU yang menjual Pertalite tersebar di sejumlah kabupaten/kota di Pulau Dewata.

SPBU Penjual Pertalite di Bali Bertambah
Tribun Bali/Rizal Fanany
Karyawan SPBU di By Pass Ngurah Rai, Denpasar, bersiap mengisi pertalite ke kendaraan pelanggan belum lama ini. 

TRIBUN-BALI.com, DENPASAR - PT Pertamina (Persero) menyatakan bahwa jumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Provinsi Bali yang menjual Pertalite kini mulai bertambah hingga mencapai 34 unit.

"Saat ini di Bali sudah ada sekitar 34 SPBU yang menjual Pertalite tersebar di sejumlah kabupaten/kota di Pulau Dewata," kata Asisten Manajer External Marketing Operation Region V Pertamina Surabaya, Heppy Wulansari, dihubungi dari Denpasar, Sabtu (10/10/2015).

Menurut dia, stasiun penjualan bahan bakar itu paling banyak berada di Denpasar sebanyak 13 unit, Kabupaten Badung (10), Gianyar (4) dan beberapa unit lainnya yang ada di Tabanan dan di Klungkung.

Jumlah itu belum termasuk 10 SPBU lain yang rencananya akan menjual bahan bakar varian baru Pertamina itu, satu diantaranya di Kabupaten Karangasem pada akhir Oktober 2015.

Sedangkan untuk penjualan Pertalite, sejak dilakukan uji pasar pada 9 Agustus 2015, konsumsinya semakin meningkat.

Pada Agustus 2015, Pertamina mencatat konsumsi bahan bakar dengan oktan 90 itu mencapai 560 kiloliter dan jumlah itu melonjak menjadi 1.336 kiloliter pada September 2015.

Pertamina sendiri melakukan uji pasar di Bali pada Minggu (9/8/2015) di delapan SPBU di Denpasar, Kabupaten Badung dan Gianyar.

Badan Usaha Milik Negara bidang minyak dan gas itu sebelumnya menargetkan sebanyak 50 SPBU menjual Pertalite hingga akhir tahun 2015 dari sekitar 181 SPBU yang ada di Bali.

Pertalite merupakan varian baru dengan oktan menengah yakni 90 atau lebih tinggi dari Premium (88) dan lebih rendah dibandingkan Pertamax (92).

Bahan bakar itu diharapakan menjadi pilihan alternatif masyarakat yang disesuaikan dengan perkembangan teknologi kendaraan bermotor. (*)

Editor: Kander Turnip
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved