5.000 Ayam Sumitra Ludes Terbakar

Sebanyak 5.000 ekor ayam mati terpanggang dalam peristiwa kebakaran kandang ayam milik I Ketut Sumitra (44) di Banjar Gunung Salak, Tabanan

5.000 Ayam Sumitra Ludes Terbakar
Istimewa
Peristiwa kebakaran kandang ayam di kandang ayam Banjar Gunung Salak, Desa Gunung Salak, Selemadeg Timur. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Sebanyak 5.000 ekor ayam mati terpanggang dalam peristiwa kebakaran kandang ayam milik I Ketut Sumitra (44)  di Banjar Gunung Salak, Desa Gunung Salak, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan, Bali, Rabu (28/10/2015).

Sumber api kebakaran kadang ayam yang terjadi sekitar pukul 11.00 Wita itu diduga berasal dari alat pemanas yang menggunakan gas elpiji 3 kg. Alat pemanas itu diduga terjatuh ke lantai yang beralaskan sekam.

Api kemudian menjalar dengan cepat dan menghanguskan kadang berukuran 9x25 meter  tersebut.

Kapolsek Selemadeg Timur, AKP I Made Sunarsa menerangkan, kebakaran itu pertama kali dilihat oleh Ni Ketut Sumiasih (55) warga setempat. 

Saat itu saksi sudah melihat api membesar dari dalam kandang yang berisi alat pemanas untuk ayam yang baru berusia beberapa hari.

Karena  siang itu suasana lagi terik ditambah angin yang berhembus kencang, api semakin besar melalap bangunan kadang  bertingkat tiga itu dalam waktu singkat. 

Begitu juga sekitar 5.000 ekor anak ayam umur  dua hari yang berada di dalam kandang tidak dapat diselamatkan.  Semuanya hangus terbakar.

“Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp 260 Juta,” Kapolsek.

Selain menghanguskan kandang ayam, api juga sempat menjalar ke tegalan milik warga yang berada di sebelah utara kandang, tapi berhasil dipadamkan oleh warga, anggota polsek dan bantuan Damkar Tabanan.(*)

Penulis: I Made Argawa
Editor: gunawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved