Serangan Teroris di Paris
Saksi Tragedi di Paris Sebut Seorang Pria Menembak ke Semua Arah
Saya melihat dari jendela dan di sana ada pria menembak dengan sebuah kalashnikov. Itu di persimpangan dan dia menembak ke semua arah.
TRIBUN-BALI.com, PARIS - Seorang saksi mata menyaksikan dari jendela apartemennya bagaimana seorang pria bersenjata menembak ke semua arah sebelum masuk ke sebuah mobil.
Saksi mata itu mengatakan ada pria itu memegang senjata laras panjang kalashnikov.
"Saya melihat dari jendela dan di sana ada pria menembak dengan sebuah kalashnikov. Itu di persimpangan dan dia menembak ke semua arah. Saya melihat... orang-orang tiarap dan saya menelepon polisi," katanya kepada BBC.
"Saya ke bawah ke jalan dan menyadari bahwa di sebuah bar ada empat atau lima jenazah. Ada juga mobil di dalamnya supir dan penumpang yang tewas. Polisi mengatakan kepada semua orang agar pulang ke rumah. Saya bertahan di dalam rumah tanpa menyalakan lampu," tambah dia.
"Beberapa menit kemudian ada yang mengetuk pintu saya dan polisi bertanya apakah mereka dapat menggunakan apartemen saya," jelas dia
"Saya berdiam di kamar mandi karena itu merupakan tempat paling aman dan saya tidak ingin menganggu polisi. Saya pikir mereka berdiri dekat jendela, mereka bersenjata lengkap."
Pemerintah Prancis telah mengumumkan keadaan darurat dan menutup perbatasan setelah serangan yang menewaskan setidaknya 120 orang di sejumlah lokasi di Paris. (bbc)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/aksi-teroris-di-paris_20151114_144400.jpg)