Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Hotel dan Restoran Sedot Banyak Listrik, Solar Cell Diwacanakan Jadi Jalan Keluar

Konsumsi listrik yang sangat besar dari hotel dan restoran di wilayah Bali, Pemerintah Provinsi Bali melalui merencanakan pemakaian listrik melalui

Penulis: Manik Priyo Prabowo | Editor: gunawan
Ilustrasi Panel Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Konsumsi listrik yang sangat besar dari hotel dan restoran di wilayah Bali, Pemerintah Provinsi Bali melalui merencanakan pemakaian listrik melalui tenaga surya. Nantinya hotel dan restoran akan memiliki sumber energy listrik masing-masing.

Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta menjelaskan, pencanangan Bali green renewable energy sangat bagus dan sesuai dengan Bali sebagai destinasi wisata.

‎"Maka fasilitas-fasilitas yang memberikan polusi tersebut harus dichange  (diubah). Cara mengubahnya itu harus bertahap. Misalnya pemakaian energi solar cell, hydro power, dan merubah mesin lainnya yang merusak lingkungan," jelasnya kepada Tribun Bali dalam acara Bali Energy Forum 2015 di Hotel Westin, Nusa Dua, Badung Kamis (19/11/2015).

‎Sesuai tema Bali Energy Forum 2015 yakni mengamankan energi keberlanjutan untuk masa depan yang lebih baik, Ketut Sudikerta juga mengharapkan seluruh jajaran pemerintahan Provinsi Bali mengawali pemakaian energi matahari itu.

Selain menggunakan lampu dan beberapa paket elektronik, mobil juga diwacanakan akan menggunakan tenaga surya.

Pada awal 2016 mendatang, Provinsi Bali sudah menargetkan pemakaian solar cell pada gedung-gedung provinsi untuk mengurangi konsumsi listrik PLN.

"Kalau tahapan selanjutnya hotel di Bali juga berpotensi memberikan dukungan Bali hijau dan bersih. Jadi atap hotel bisa dipasang solar sell, biar listrik siang hari bisa diganti dengan listrik tenaga surya," tandasnya.(*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved