Jadi Sampul Playboy, Pamela: ‘Sulit Bagi Saya Untuk Tidak Mencopot Baju’

Yang dipercaya untuk menjadi sampul depan edisi final wanita yang tampil tanpa menggunakan sehelai pakaian sama sekali adalah Pamela Anderson.

Jadi Sampul Playboy, Pamela: ‘Sulit Bagi Saya Untuk Tidak Mencopot Baju’
Nova
Pamela Anderson 

TRIBUNM-BALI.COM  - Beberapa waktu yang lalu, Playboy mengumumkan jika majalahnya tidak akan lagi memajang foto-foto wanita dengan pose bugil.

Sampul terakhir edisi seperti ini akan beredar Januari 2016.

Dan, yang dipercaya untuk menjadi sampul depan edisi final wanita yang tampil tanpa menggunakan sehelai pakaian sama sekali adalah Pamela Anderson

Penampilan bom seks yang kini berusia 48 tahun ini di sampul depan majalah Playboy ini merupakan penampilannya yang ke-14 dalam karirnya.

Dengan 14 sampul dan 15 pemotretan untuk di halaman dalam, Pamela memang menjadi selebriti Hollywood yang paling sering tampil di majalah Playboy.

Bagi Pamela, diberi kepercayaan menjadi sampul final edisi bugil ini sangat berarti karena ia merasa karirnya di dunia hiburan dimulai dari majalah ini.

Saat diwawancara oleh acara Entertainment Tonight, ia juga tidak mungkin melewatkan kesempatan ini karena dihubungi langsung oleh pengacara Hugh Heffner.

“Saya mendapat telepon dari pengacara Hugh Heffner yang mengatakan jika majalah tidak menginginkan yang lain. Tidak ada orang lain yang pantas mengisi sampul majalah terakhir Playboy. Tawaran itu pun jelas tidak mungkin saya lewatkan,” terang Pamela.

Pemotretan dilakukan oleh fotographer terkenal Ellen Von Unwerth.

Dalam artikel wawancara di dalam, Pamela menjelaskan kepada aktor sekaligus penulis kontributor reguler James Franco jika ia pertama kali difoto untuk sampul majalah pertama kali ketika ia baru berusia 22 tahun.

“Fotografer pada waktu itu hanya memotret saya dengan satu rol film saja. Selama pemotretan saya begitu gugup dan rasanya ingin muntah. Tetapi, kemudian saya melihat hasil fotonya. Dari situ, semuanya berubah. Setiap kali diajak untuk melakukan pemotretan, sulit bagi saya untuk tidak mencopot baju saya. Dari yang tadinya malu-malu, akhirnya sadar jika yang memusingkan hal itu ya hanya saya sendiri. Orang ternyata lebih peduli dengan diri mereka sendiri dan juga kelemahan mereka. Dan, itu termasuk saya sendiri!,” kenang pemeran utama serial “Baywatch” ini.

Dan, berkat pemotretan itulah, ia menjadi perhatiaan orang.

Ia pun memutuskan pindah dari Kanada untuk mencoba keberuntungan di Los Angeles.

Tak lama, Pamela pun akhirnya mendapatkan peran C.J. Parke dalam “Baywatch,” serial yang melejitkan dirinya.

“Saya tidak pernah merasa sebagai wanita yang cantik, tetapi saya tahu saya memiliki daya tarik seksual yang tinggi. Orang tampaknya lebih merespon hal seperti itu dan tampaknya daya tarik seperti itu lebih tahan lama. Dan, bukan kebetulan jika saya seorang yang suka pamer. Saya suka bermain-main dan bersenang-senang!”. Syanne

Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Nova
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved