Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Marching Band Balagana SD Saraswati 1 Denpasar Boyong Piala Presiden

MB Balagna menyabet Juara Umum Grand Prix Junior Band XIV 2015 di Jakarta. MB Balagana berhasil meraih peringkat pertama untuk 6 kategori.

Penulis: Cisilia Agustina. S | Editor: gunawan
ist
MD Balagana SD Saraswati 1 Denpasar saat tampil di Grand Prix Marching Band XIV 2015, 8 November 2015 yl di GOR POPKI Cibubur Jakarta 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Latihan intense dari pagi hingga malam selama dua bulan penuh yang dilakoni anggota Marching Band (MB) Balagana SD Saraswati 1 Denpasar tak sia-sia. Kerja keras 69 siswa yang terlibat di dalamnya membuahkan hasil gemilang.

MB Balagana menyabet Juara Umum Grand Prix Junior Band XIV 2015 di Jakarta, Minggu (8/11/2015) kemarin. Atas prestasi tersebut, tim ini mengukuhkan diri sebagai marching band SD terbaik nasional dan memboyong Piala Presiden RI.

Dengan meraih gelar terbaik di hampir semua kategori kejuaraan, anak-anak ini membuktikan bahwa kemampuan mereka tidak bisa dipandang sebelah mata.

“MB Balagana berhasil meraih peringkat pertama untuk 6 kategori, Front Ensemble, Visual, Field Music, Music Analysis Percussion Line, General Effect dan Color Guard,” ujar Sugiarta, Pembina Ekstrakurikuler MB Balagana, Kamis (10/12/2015).

Tak hanya itu, para siswa-siswi yang berasal dari kelas 4-6 SD Saraswati ini juga berhasil tampil sebagai Juara II untuk kategori Horn Line dan Juara III untuk Field Commander.

Latihan intens dilakukan oleh tim yang berhasil menyisihkan 14 band yang berlaga di putaran final ini bukanlah mudah apalagi instan. Tak tanggung-tanggung, menurut Sugiarta yang juga menjabat sebagai Wakil Kepala SD Saraswati 1 Denpasar ini, latihan dilakukan mulai pukul 09.00 – 22.00 Wita.

“Karena ini untuk kejuaraan nasional maka kami persiapkan dengan matang. Anak-anak juga kami beri vitamin dan suplemen untuk jaga daya tubuh,” ujar Sugiarta.

Pada penampilannya di Jakarta, MD Balagna yang telah terbentuk sejak tahun 1985 ini membawakan tema “Anak Jalanan”, yaitu sebuah garapan yang mengangkat semangat belajar anak-anak marjinal di perkotaan yang berjuang untuk bertahan dan meraih kesempatan bersekolah.

Sugiarta pun tidak menyangka atas capaian prestasi yang diraih anak didiknya. Pasalnya beberapa tahun belakangan ini menjadi tahun kejayaan bagi mereka, setelah sukses MB Balagana yang telah dua kali menjuarai Divisi I Langgam Indonesia dan Jember International Open Marching Band Championship tahun lalu.

“Inilah yang kemudian membuat anak-anak dan orang tua antusias. Mereka terlibat langsung untuk membantu kelancaran kompetisi ini,” ujar Sugiarta.

Tak hanya predikat juara yang kemudian menjadi kebanggaan anak-anak ini. Pihak sekolah juga mempertimbangkan nilai semester 1 yang akan diperoleh anak-anak ini. Dikarenakan proses latihan yang cukup menyita waktu, maka ada semacam kompensasi untuk anak-anak ini.

“Karena mereka telah mengharumkan nama sekolah, kami juga harus mempertimbangkan nilai akademis mereka, apalagi waktu belajar kemarin sempat tersita. Jadi ada pertimbangan mengacu pada nilai sebelumnya,” ujar Sugiarta.

Namun begitu, kompensasi ini bukan untuk memanjakan anak-anak. Ke depannya, yakni di semester 2 mendatang mereka harus kembali menekuni proses akademis di kelas. Karena proses penilaian akan kembali ditentukan atas prestasi mereka di kelas.

Rasa bangga pun dirasakan oleh Kepala SD Saraswati 1 Denpasar, Ngakan Made Astagina. Atas hasil yang diraih anak-anak asuhannya yang berhasil menampilkan kemampuan terbaiknya ini juga ia anggap sebagai bentuk hadiah istimewa pada ulang tahun ke 69 Perguruan Rakyat Saraswati yang jatuh di tahun ini.

“Marching band tidak saja merupakan persembahan musikal yang komplet bagai sebuah konser, tetapi sekaligus  memiliki keunggulan metodis dalam penerapan pembinaan fisik, disiplin, kerjasama dan pembentukan karakter siswa,” ujar Astagina.(*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved