Breaking News:

Tak Ada Lagi Kerang Kipas dan Ikan Kuyuh di Danau Buyan

Sejumlah habitat yang sebelumnya hidup di Danau Buyan, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali kini sudah tiada.

Tribun Bali/Lugas Wicaksono
Sejumlah wisatawan memancing di pinggir Danau Buyan, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Jumat (11/12/2015). 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Sejumlah habitat yang sebelumnya hidup di Danau Buyan, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali kini sudah tiada.

Diduga punahnya sejumlah habitat ini karena air danau sudah terkontaminasi bahan kimia.

Seorang warga, Putu Gede Sedana Putra mengatakan, dahulu di danau tersebut terdapat banyak kerang kipas atau lebih dikenal dengan nama cakup-cakup.

Ketika itu kontur dasar danau berupa pasir dan bebatuan menjadi tempat yang cocok bagi habitat kerang terssebut.

Namun kini sudah sama sekali tidak ditemukan lagi.

Selain itu juga habitat ikan kuyuh juga sudah tidak ditemukan lagi.

Padahal dahulu dua jenis ikan itu dapat dimanfaatkan warga sebagai ikan konsumsi.

“Sekarang sudah gak ada, mungkin saja sudah punah kerang kipas itu. Kami juga waktu kecil sering mencari ikan kuyuh, itu sekarang juga sudha gak ada,” katanya, Jumat (11/12/2015).

Ia menduga air danau sudah tercemar zat kimia dari pestisida petani di sekitar danau.

Terlebih ketika memasuki musim penghujan seperti ini, air yang mengguyur perkebunan mengalir masuk ke dalam danau.

Halaman
12
Penulis: Lugas Wicaksono
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved