Ini Tanggapan Ketua BPAB Desa Panji Terkait Laporan Warga Ke Polisi

“Kalau macet itu karena mampet di jaringannya sendiri. Kalau saya bilang 95 persen saya berani jamin (air lancar),"

Ini Tanggapan Ketua BPAB Desa Panji Terkait Laporan Warga Ke Polisi
Tribun Bali / Lugas Wicaksono
Seorang warga Desa Panji menunjukkan keran di rumahnya yang tidak dapat mengalirkan air dengan lancar beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA – Terkait Laporan warga Desa Panji ke Polres Buleleng, Bali karena krisis air bersih, Ketua BPAB Desa Panji, Gusti Ketut Mustika merasa keberatan jika air yang dikelolanya dikatakan mengalir tidak lancar.

“Kalau macet itu karena mampet di jaringannya sendiri. Kalau saya bilang 95 persen saya berani jamin (air lancar),” ujarnya, Minggu (20/12/2015).

Ia menambahkan, air yang dikelolanya berasal dari sumber matai air dan sungai.

Sedangkan keruhnya air menurutnya karena hujan dan pipa yang terputus.

“Ini kan kita pakai air alam, yang langsung masuk ke kaptering dari kaptering masuk ke konsumen. Ketika hujan dan karena putus di tengah jalan, putusnya ini bisa memasukkan kotoran ke dalamnya. Saya bisa buat air tidak keruh, tapi mau tidak waga airnya tidak mengalir beberapa waktu, Tapi tuntuntan masyarakat air mengalir 24 jam dan tidak boleh keruh, masuk akal nggak?,” katanya.

Ia juga tidak mengambil pusing tentang warga yang melaporkannya ke polisi. Menurutnya, setiap laporan polisi harus dibuktikan dengan bukti yang kuat.

“Kalau saya silahkan saja laporkan, karena kami kan sedikit tahu juga, akan tetapi ketika melaporkan sesuatu harus ada bukti yang riil, bukan nggak bisa ujug-ujug dibilang nggak layak, harus ada buktinya air tidak layak konsumsi,” tuturnya.

Kapala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Buleleng, AKP Ricky Fadliansah mengaku telah menerima laporan tersebut.

Kini pihaknya masih mendalami laporan tersebut.

“Sudah masuk, baru kemarin masuk. Sekarang kami pelajari dan dalami dahulu kasus tersebut. Perkembangan akan kami sampaikan,” ujarnya. (*)

Penulis: Lugas Wicaksono
Editor: Uploader bali
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved