Dana Untuk 636 Desa di Bali Sudah Turun, Bupati/Wali Kota Masih Punya PR

Dana Desa sebanyak 636 desa dinas di Bali sudah turun. Saat ini tersimpan di Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) milik sembilan kota/kabupaten di Bali.

Dana Untuk 636 Desa di Bali Sudah Turun, Bupati/Wali Kota Masih Punya PR
Net
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Anak Agung Gede Wahyura

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dana Desa sebanyak 636 desa dinas di Bali sudah turun.

Saat ini tersimpan di Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) milik sembilan kota/kabupaten di Bali.

Dengan nilai total sebanyak Rp 416 miliar, maka 636 desa dinas di Bali akan mendapat bagian sebesar Rp 600 juta hingga Rp 800 juta masing-masing.

Nilai total Dana Desa 2016 untuk Bali itu dua kali lipat dari nilai Dana Desa tahun 2015 sebanyak Rp 185 miliar.

Pada 2015 lalu, masing-masing desa dinas di Bali hanya mendapatkan Dana Desa Rp 280-300 juta.

"Dana Desa untuk 2016 cukup besar bagi Bali, lebih dua kali lipat dari Dana Desa tahun 2015 yang sekitar Rp 185 miliar. Dengan demikian, masing-masing desa bisa dapat Rp 600-800 juta," kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Provinsi Bali, Ketut Lihadnyana di Denpasar, Selasa (29/12/2015) lalu.

Kendati Dana Desa itu sudah berada di RKUD sembilan kabupaten/kota di Bali, menurut Lihadnyana, pencairannya oleh setiap desa masih tergantung pada 2 hal.

Pertama, apakah wali kota/bupati di tiap-tiap daerah sudah membuat Peraturan Bupati (Perbup)/Peraturan Wali Kota (Perwali) yang menjadi acuan untuk membagi besaran alokasi Dana Desa; kedua desa harus memiliki Anggaran Pendapatan dan Belanja (APB) Desa yang berdasarkan Perbup/Perwali.

APB Desa itu berisi Rencana Kerja Pemerintahan (RKP) Desa selama setahun.

Halaman
123
Editor: Irma Yudistirani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved