Terlihat di CCTV, Supir Truk Tronton Terlempar Akibat Ledakan SPBU

Dalam rekaman, terlihat supir truk tronton yang berada di antara mobil dan pompa pengisian terlempar, saat ledakan yang keras terjadi.

Terlihat di CCTV, Supir Truk Tronton Terlempar Akibat Ledakan SPBU
KOMPAS.com/YOHANES KURNIA IRAWAN
Puslabfor Bareskrim Mabes Polri bersama tim Inafis Polda Kalbar dan Polresta Pontianak melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab meledaknya SPBU yang terletak di Jalan Hasanuddin, Pontianak, Kalbar (8/1/2016) 

TRIBUN-BALI.COM, PONTIANAK - Rekaman kamera CCTV yang terpasang di SPBU 64.781.18 saat ini diamankan Polresta Pontianak.

Hal itu dilakukan untuk kepentingan penyelidikan peristiwa meledaknya SPBU tersebut. 

Dalam rekaman, terlihat supir truk tronton yang berada di antara mobil dan pompa pengisian terlempar, saat ledakan yang keras terjadi. 

Pompa yang meledak tersebut merupakan pompa nomor dua dari tiga pompa yang ada di SPBU tersebut. 

Posisi pompa yang meledak itu tepat berada di tengah.

Arah api maupun ledakan mengarah ke pompa nomor tiga yang berada dekat dengan kantor pengelola SPBU.

Peristiwa meledaknya SPBU tersebut terjadi pada Kamis (7/1/2016) sekitar pukul 06.25 WIB.

Sebanyak tujuh orang terluka akibat ledakan tersebut, lima di antaranya merupakan karyawan.

Dua korban luka lainnya merupakan konsumen yang sedang mengisi bahan bakar.

Seluruh korban saat ini masih dirawat di rumah sakit.

Akibat ledakan tersebut, kaca kantor pengelola SPBU pecah berhamburan dan sejumlah kendaraan mengalami kerusakan.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Andi Yul mengatakan, rekaman kamera CCTV sudah diamankan polisi untuk proses penyelidikan.

"Rekamannya masih kita amankan untuk penyelidikan penyebab terjadinya ledakan. Saat ini tim puslabfor dari Mabes Polri masih melakukan olah TKP," ujar Andi Yul saat memperlihatkan rekaman CCTV itu dari telepon selulernya, Jumat (8/1/2016).

Sementara itu, Sales Retail BBM Pertamina Regional VI Kalimantan Pontianak, Alam Kanda mengatakan untuk mengetahui awal mula terjadinya peristiwa tersebut, pihaknya juga akan mempelajari rekaman CCTV itu.

"Dilihat dari kondisinya, untuk sementara kita menduga ledakan itu berawal dari salah satu dari tiga dispenser pompa yang ada di SPBU ini. Untuk pastinya kita akan lihat rekaman CCTV yang ada dan sudah kita amankan," katanya. (*)

Editor: Uploader bali
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved