Breaking News:

SMPN 13 Belum Terwujud, Disdikpora Denpasar Tambah Sembilan RKB

Upaya untuk mengatasi permasalahan ini, diantaranya dengan membangun SMPN 13 yang wacananya sudah ada sejak 2010.

SMPN 13 Belum Terwujud, Disdikpora Denpasar Tambah Sembilan RKB
Tribun Bali/ Antara
Ilustrasi siswa SMP

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Jumlah ruang kelas untuk SMP di Denpasar tidak memenuhi lagi untuk menampung siswa SMP di Denpasar, Bali.

Kota Denpasar kekurangan 210 ruang kelas untuk jenjang SMP.

(Jumlah Siswa SMP Overload, Denpasar Butuh 210 Ruang Kelas)

Belum lagi dengan peningkatan jumlah siswa setiap tahun ajaran yang menurutnya mencapai sekitar 1.000 siswa baru.

Tak hanya itu, faktor urbanisasi juga menjadi penyebabnya, sehingga terlalu banyak siswa di Denpasar.

Upaya untuk mengatasi permasalahan ini, diantaranya dengan membangun SMPN 13 yang wacananya sudah ada sejak 2010.

Untuk mengatasi jumlah siswa yang berlebih dan terhambatnya proses realisasi SMPN 13 ini, Disdikpora Denpasar melakukan upaya lain dengan mengadakan penambahan Ruang Kelas Baru (RKB) SMP yang sudah ada sebelumnya.

Kepala Seksi Perencanaan Bidang Bina Program Disdikpora Kota Denpasar Made Sudarya menyebutkan, tahun 2015, ada total 10 kelas yang dibangun untuk 2 SMP.

Antara lain, 4 kelas baru untuk SMPN 11 dan 6 kelas baru untuk SMPN 4.

Tahun 2016 rencananya akan dibangun kelas baru yang yang akan diberlakukan untuk SMPN 5 Denpasar, yakni sebanyak 9 ruang kelas baru.

“Selama 5 tahun ini sudah kurang lebih 350 ruang kelas yang dibenahi, baik itu perbaikan maupun pengadaan ruang kelas baru,” katanya.

Terkait SMPN 13 ini, akan diusulkan ke pihak Pemerintah Kota Denpasar untuk bisa direalisasikan.

“Untuk 2016 ini, setelah pelantikan Walikota yang baru akan kami usulkan kembali terkait proyek pembangunan SMPN 13 ini,” paparnya.

Cara lain yang dilakukan dengan mengikutsertakan peran swasta. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved