Piala Jenderal Sudirman

Sembilan Pemain Bawa Semen Padang ke Final

Semen Padang berhasil lolos ke final Piala Jenderal Sudirman setelah mengalahkan Pusamania Borneo FC melalui adu penalti dengan skor 4-2 (2-2)

Indonesian Championship Jenderal Sudirman 

TRIBUN-BALI.COM, PADANG - Semen Padang berhasil lolos ke final Piala Jenderal Sudirman setelah mengalahkan Pusamania Borneo FC melalui adu penalti dengan skor 4-2 (2-2) pada pertandingan kedua semifinal di Stadion Haji Agus Salim, Sabtu (16/1/2016).

Laga berjalan keras karena wasit Iwan Sukoco mengeluarkan 10 kartu kuning dan 3 kartu merah.

Bahkan, kedua tim bermain dengan 10 pemain sejak menit ketiga karena Satrio Syam (Semen Padang) dan Arpani diusir wasit lantaran bertengkar. Semen Padang pun mengakhiri laga dengan sembilan pemain karena Hendra Bayaw dikartu merah pada menit terakhir.

Bermain dengan 10 pemain, Semen Padang mampu mencetak gol terlebih dulu pada menit ke-15. Namun, gol tersebut dianulir karena Nur Iskandar dinilai terperangkap offside.

Semen Padang yang membutuhkan kemenangan lebih dari 2-0 untuk meraih tiket final, bermain lebih agresif.

Rudi mencoba peruntungannya dengan melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti. Sayang, bola hasil tembakannya masih melenceng

Kabau Sirah pun kembali memiliki peluang emas melalui aksi Hendra Bayaw pada menit ke-41. Apes, bola hasil tembakan Bayaw masih bisa ditepis kiper Galih Sudarsono.

Usaha pasukan Nilmaizar baru membuahkan hasil melalui gol yang diciptakan Yoo Hyun-Koo pada menit ke-50. Pemain asal Korea Selatan tersebut melepaskan tendangan dari luar kotak penalti yang tak mampu dibendung Galih.

Gol tersebut meningkatkan kepercayaan Semen Padang. Betapa tidak, tim tuan rumah kembali mencetak gol yang membuat mereka unggul 2-0 pada menit ke-73, sekaligus membuat agregat sementara menjadi 2-2.

Dari sisi kiri pertahanan Borneo, Bayaw melepaskan umpan ke dalam kotak penalti. Nur Iskandar dengan kepalanya meneruskan umpan tersebut kepada Rudi. Dengan cepat, Rudi melepaskan tembakan keras yang membuat bola bersarang ke pojok kanan bawah Borneo.

Dengan demikian, baik Semen Padang dan Borneo hanya membutuhkan satu gol untuk memastikan tiket final. Meski begitu, Semen Padang yang tampak menguasai permainan dan menciptakan ancaman. 

Namun, konsistensi permainan Semen Padang terganggu lantaran Bayaw menerima kartu kuning kedua. Ia diusir wasit karena dinilai melakukan diving di dalam kotak penalti.

Alhasil, usaha Semen Padang mencetak gol tambahan gagal. Mereka harus melakoni adu penalti karena skor 2-0 (agregat 2-2) bertahan hingga laga usai. 

Dalam adu penalti, kiper Semen Padang Jandia Eka Putra tampil sebagai pahlawan dengan menepis bola dari tembakan Ponaryo Astaman dan Jajang Mulyana. Sementara di kubu Semen Padang hanya Novriyanto yang gagal karena bola tembakannya meleset.

Rincian Adu Penalti

Halaman
12
Editor: gunawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved