Teror Bom di Bali

Polres Buleleng Selidiki Ancaman Bom dari Pihak yang Mengklaim Jaringan Teror Sarinah

Penyelidikan memastikan ancaman itu penting dilakukan karena beberapa kalangan memanfaatkan situasi seperti itu untuk menebar keresahan di masyarakat

Polres Buleleng Selidiki Ancaman Bom dari Pihak yang Mengklaim Jaringan Teror Sarinah
Antara
Salah seorang personel bersenjata Polres Buleleng melakukan pengamanan di depan Kantor Camat Buleleng, Senin (18/1) (Antara Foto/Bagus Andi/2015)

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Kepolisian Resor Buleleng, Bali menyelidiki ancaman bom di Kantor Camat Buleleng dari pihak yang mengklaim dirinya sebagai jaringan Teroris Sarinah, namun masyarakat tetap tenang dan situasi kondusif.

"Personel sedang melakukan penyelidikan di Kantor Camat Buleleng," kata Wakapolres Buleleng, Kompol Michael Revelindo Risakotta di Singaraja, Senin (18/1/2016).

(Petugas Kantor Camat Buleleng Bekerja Seperti Biasa Meski Ada Surat Kaleng Ancaman Bom)

Menurut dia, penyelidikan memastikan ancaman itu penting dilakukan karena beberapa kalangan memanfaatkan situasi seperti itu untuk menebar keresahan di kalangan masyarakat.

(Mengaku Jaringan Teror Sarinah, Ini Isi Surat Kaleng Ancaman Bom di Bali)

"Personel sudah diturunkan, informasi dari perkembangan itu akan disampaikan kepada rekan-rekan media," kata dia.

Sementara untuk pengamanan kata dia, pasca teror bom Sarinah Jakarta beberapa waktu lalu, Polres Buleleng tetap siaga satu dan personel selalu berjaga di beberapa pusat keramaian, daerah wisata dan kantor pemerintahan.

"Pengamanan tidak diturunkan statusnya dan personel tetap berjaga baik yang memang ditugaskan dan kalangan intelejen, imbuhnya.

Sebelumnya, Kantor Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali, Senin (18/1/2016) mendapatkan ancaman bom dari pihak yang mengklaim dirinya anggota jaringan teror Sarinah berupa surat kaleng.

Pantauan Antara di Kantor Camat Buleleng, ancaman diterima salah satu petugas di Kantor Camat setempat menerima selebaran berupa ancaman dari salah seorang orang mengendarai sepeda motor yang tidak diketahui identitasnya.

Dalam selebaran itu juga mengancam mengebom pusat perbelanjaan, perkantoran dan tempat wisata. (WDY)

Info ter-UPDATE tentang BALI, dapat Anda pantau melalui:

Like fanpage >>> https://www.facebook.com/tribunbali

Follow >>> https://twitter.com/Tribun_Bali

Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved