Teror Bom di Bali

Hadapi Teror Bom, Masyarakat Buleleng Diminta Tetap Rukun dan Bersatu

Ia berharap kerukunan masyarakat tidak terpecah belah dengan adanya aksi teror tersebut.

Hadapi Teror Bom, Masyarakat Buleleng Diminta Tetap Rukun dan Bersatu
Tribun Bali / Lugas Wicaksono
Sejumlah aparat bersiaga menjaga Kantor Camat Buleleng, Singaraja, Bali usai mendapatkan ancaman teror bom, Senin (18/1/2016). 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Dandim 1609/Buleleng, Letkol Inf Budi Prasetyo meminta masyarakat agar tidak terprovokasi isu teror melalui melalui surat kaleng berisi ancaman peledakan bom yang dikirim seorang tak dikenal di Kantor Camat Buleleng, Bali, Senin (18/1/2016).

Ia berharap kerukunan masyarakat tidak terpecah belah dengan adanya aksi teror tersebut.

“Jangan sampai isu ini memecah belah antar kita. Justru itu yang diinginkan kelompok radikal, memecah belah antar umat, memcah persatuan dan kesatuan,” katanya.

Ia meminta masyarakat agar tetap bersatu dan mempererat kerukunan.

Tokoh-tokoh agama juga disarankan agar memberikan arahan kepada umatnya agar tidak ada pemeluk agama yang berpaham radikal.

“Kalau sudah terpecah, semakin gampang diadu dan disusupi, kita harus semakin merapatkan barisan dan senasib sepenanggungan. Kami berharap tokoh agama memberikan pengarahan kepada umatnya dalam upaya deradikalisasi,” ujarnya. (*)  

Info ter-UPDATE tentang BALI, dapat Anda pantau melalui:

Like fanpage >>> https://www.facebook.com/tribunbali

Follow >>> https://twitter.com/Tribun_Bali

Penulis: Lugas Wicaksono
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved