Breaking News:

Tragedi Angeline

Kuasa Hukum Agustay Tak Minta Kliennya Bebas Namun Ingin Kebenaran Fakta

Kalau kami, Agustay tetap bersalah dimana dia mengubur dan menyembunyikan,".

Editor: Eviera Paramita Sandi
Tribun Bali/I Gusti Agung Bagus Angga Putra
Suasana persidangan dengan agenda pemeriksaan Agustay sebagai terdakwa di Ruang Sidang utama Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa (19/1/2016) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Gusti Agung Bagus Angga Putra.

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kuasa hukum Agustay Handa May, Haposan Sihombing, mengatakan kliennya telah kooperatif selama persidangan.

Untuk sidang lanjutan, ia berharap Margriet Megawe mengakui perbuatannya.

Hal tersebut ia ungkapkan seusai rapat pemeriksaan terhadap Agustay, Selasa (19/1/2016) sore di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

Haposan menjelaskan, fakta-fakta persidangan adalah Agustay hanya mengubur dan menyembunyikan.

"Agustay mengubur dan menyembunyikan.Mungkin kalau dulu dia melaporkan, selesai dan bisa bebas dia. Tapi faktanya Agustay tidak melaporkan, jadi dua pasal ke atas kita lihat bagaimana jaksa nanti, kami tidak minta dibebaskan, hanya minta berjalan sesuai fakta," ujar Haposan.

Dengan demikian, menurut Haposan, dakwaan Pasal 181 terpenuhi dan ancaman hukumannya adalah 9 bulan.

"Kalau kami, Agustay tetap bersalah dimana dia mengubur dan menyembunyikan. Harapan kami Pasal 181 itu lah yang terbukti. Tetapi kami tidak mau melangkahi jaksa dan majelis hakim," paparnya.

Haposan mengatakan, kliennya saat persidangan tadi sudah kooperatif dan telah mengakui perbuatannya.

"Tapi keputusan tetap pada jaksa dan putusan hakim. Yang jelas klien kami kooperatif. Dia menyesali perbuatannya dan Agustay sangat berharap mantan majikannya bisa jujur menyampaikan di persidangan nanti," jelas Haposan. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved