Penuhi Kemauan Subak, PDAM Gianyar Ingatkan Konsekuensi Gangguan Air di Wilayah Ini

Puluhan petugas PDAM didampingi direksi memotong pipa besi bercat biru di kawasan mata air Pancaka Tirta, Pura Tirta Empul, Tampaksiring, Gianyar

Penuhi Kemauan Subak, PDAM Gianyar Ingatkan Konsekuensi Gangguan Air di Wilayah Ini
Tribun Bali/I Putu Darmendra
Petugas PDAM memotong pipa di saluran air Pancaka Tirta Pura Tirta Empul, Selasa (19/1/2016). 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Perusahaan  Daerah Air Minum  (PDAM) Gianyar akhirnya bersedia mengikuti kehendak 450 petani, Selasa (19/1/2016) siang.

Puluhan petugas PDAM didampingi direksi memotong pipa besi bercat biru di kawasan mata air Pancaka Tirta, Pura Tirta Empul, Tampaksiring, Gianyar, Bali.

Pipa berukuran delapan dim itu dipotong untuk meyakinkan petani subak Pulagan dan Kumba.

"Ini kita sudah potong sekarang, dan nanti bisa dilihat apa ada pengaruh debit air di dua subak itu," kata Direktur Tehnik PDAM Gianyar, Wayan Suwastika, kepada Tribun Bali.

Pemotongan ini disaksikan langsung oleh para petani, Kapolsek Tampaksiring dan Camat Tampaksiring.

Petugas PDAM memakai gerinda untuk memotong pipa besi itu.

Sementara para petani yang menganggap bahwa pipa tersebut adalah biang keladi di balik kekeringan yang melanda mereka selama ini menunjukkan wajah puas.

Suwastika menjelaskan, pemotongan pipa dilakukan sesuai dengan kemauan petani dan instruksi Bupati Gianyar, Anak Agung Gde Agung Bharata.

Tetapi, ia mengingatkan akan ada konsekuensi dari pemotongan tersebut.

Dipastikan akan ada gangguan terhadap pelayanan air bersih kepada masyarakat Tampaksiring.

Halaman
12
Penulis: I Putu Darmendra
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved