Breaking News:

Sekretaris Desa Sidatapa Tagih Janji ‘Drainase’, Ini Jawaban Dinas PU Buleleng

Ia mempertanyakan pertimbangan PU Buleleng tidak membangun drainase di desanya.

Penulis: Lugas Wicaksono | Editor: gunawan
Tribun Bali
Pengendara melintasi jalan Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar, Buleleng yang belum memiliki saluran drainase, Kamis (21/1/2016). 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Sekretaris Desa Sidatapa, Made Sutama mengatakan, sampai kini di Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar, Buleleng masih belum dibangun saluran drainase oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Buleleng. Padahal di desa lain sekitar Sidatapa sudah dibangun drainase.

Dikatakan, seharusnya saluran drainase di pinggir jalan dibangun bersamaan dengan pengaspalan jalan desa.

Ia mempertanyakan pertimbangan PU Buleleng tidak membangun drainase di desanya.

“Kenapa desa-desa yang lain ada bantuan hotmix (pengaspalan) ada drainase, tetapi kenapa di desa ini tidak ada drainasenya? Sampai sekarang tidak ada. Terus terang saja apa pertimbangannya kok tidak dikasih drainase, dari 2007 saya sudah bosan bikin surat gak ada tindak lanjutnya dari PU, drainase sudah saya usulkan, senderan tidak ada reaksinya,” ujar Sutama, Kamis (21/1/2016).

Saluran drainase menurutnya sangat penting keberadaannya di desanya. Drainase dapat berfungsi untuk mengalirkan air ketika turun hujan.

“Jalan kalau enggak ada drainasenya cepat rusak, karena berat menahan air,” ucapnya.

PU Buleleng menurutnya sudah berjanji kepada pihak desa akan membangun drainase bersamaan dengan pengaspalan ketika tuntas mengaspal jalan desa itu pada 2013 lalu.

Namun sampai tiga tahun ini tidak ada tanda-tanda pembangunan drainase dari PU Buleleng di desanya.

“Padahal dia (PU) sudah berjanji kalau drainase satu paket dengan pryek hotmix 2012 lalu,” ujarnya.

Dikonfirmasi, Kepala Dinas PU Buleleng, I Nyoman Gede Suryawan mengatakan, pembangunan saluran drainase di jalan-jalan dilakukan secara bertahap.

Pihaknya tidak membangun sekaligus karena keterbatasan anggaran.

“Kalau itu kan bertahap, masih belum di sana gilirannya, kita tidak bisa lakukan sekaligu, nanti tunggu glirannya dulu,” ujarnya.(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved