Belanja Bawa Tas Sendiri! Kresek Berbayar di Denpasar Ditarget Februari Ini

Jadi nanti harga kantong plastiknya selain di pasar tradisional itu, Rp 1.000 sampai Rp 1.500 per kantong

Belanja Bawa Tas Sendiri! Kresek Berbayar di Denpasar Ditarget Februari Ini
Tribun Bali/I Wayan Erwin Widyaswara
Seorang pengunjung Pasar Badung Denpasar sedang membawa barang belanjaannya menggunakan kresek, Senin (25/1/2016). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemkot Denpasar rupanya dikejar target oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia untuk segera menerapkan aturan mengenai kantong plastik berbayar.

Namun, hingga saat ini sosialisasi belum juga dilakukan.

Kepala DKP Denpasar, I Ketut Wisada mengaku, pihaknya bakal menyelipkan informasi melalui rapat Adipura yang diselenggarakan 28 Januari 2016 besok.

“Tanggal 28 ini saya ada rapat Adipura. Di sana akan saya selipkan dan informasikan sekaligus tentang aturan ini. Sosialisasi kami akan lakukan secara marathon. Mudah-mudahan bisa cepat diberlakukan. Soalnya kami ada rencana diundang oleh pemerintah pusat untuk melaksanakan launching antara tanggal 21 sampai 22 Februari ini,” ujar Wisada, Senin (25/1/2016).

Menurutnya, DKP Denpasar, Bali bakal bekerja sama dengan 22 pusat-pusat perbelanjaan baik minimarket maupun supermarket.

“Saya akan menyebarluaskan minimal dengan 22 supermarket dan minimarket. Yang saya ambil adalah mereka-mereka yang membayar retribusi kebersihan. Jadi nanti harga kantong plastiknya selain di pasar tradisional itu Rp 1.000 sampai Rp 1.500 per kantong,” kata Wisada.

Sedangkan, khusus untuk di pasar tradisional, DKP Bakal bekerja sama dengan Perusahaan Daearah (PD) Pasar Kota Denpasar untuk memberikan kantong plastik secara hibah ke pasar. 

Nantinya masyarakat cukup membeli seharga Rp 500 saja kantong plastik tersebut.

Rencana kantong plastik berbayar ini mendapat tanggapan dari pedagang di Pasar Badung.

Putu Sukarmini (44) setuju saja jika diterapkan kantong plastik berbayar ini.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved