Bedah Buku Dalam Rangkaian TARKA 2016

Peluncuran sekaligus bedah buku yang digelar pada tanggal 30 Januari 2016 ini dalam rangkaian Tarka 2016.

Bedah Buku Dalam Rangkaian TARKA 2016
Ilusrasi 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Buku 70 Tahun Indonesia Merdeka Pesan Kode Genetik 1945-2015 yang juga memuat aktivitas Maha Bajra Sandi dengan Tajuk Garba 2002 - 2020 Program Mahkota Aksara 7 Abad Bhineka Tunggal Ika Maha Bajra Sandhi, Denpasar Bali akan segera dirilis.

Peluncuran sekaligus bedah buku yang digelar pada tanggal 30 Januari 2016 ini dalam rangkaian Tarka 2016.

Ketua Panitia Tarka 2016, Ida Gentorang mengatakan, kegiatan Tarka akan dilaksanakan pada saat Pemacekan Agung pada 15 Februari 2016 mendatang di Taman Budaya.

Dalam Tarka tersebut juga akan menghadirkan narasumber yang kompeten dan mengundang sekitar 80 orang terdiri dari tokoh masyarakat, Rektor Universitas di Bali, wakil rakyat dan dari pemerintah sebagai peserta.

"Untuk tempat kami mohon bantuan Bapak kepala dinas, karena dengan peserta yang banyak tidak akan mungkin digelar di sanggar," katanya, Rabu (27/1/2016).

Sementara itu maestro sekaligus penggagas Sanggar Maha Bajra Sandi, Ida Wayan Oka Granoka, bertempat di Disbud Bali, selain menyampaikan beberapa program tentang persiapan Tarka tersebut, ia juga melaporkan pengiriman surat kepada Presiden RI Joko Widodo.

Pun aktivitas Sanggar Maha Bajra Sandi selama ini, terkait pesan 70 tahun merdeka sebuah laporan kerja 25 tahun seni maestro mengabdi jiwa Ketuhanan Yang Maha Esa.

Surat itu disusun tanpa prestige dan atas inisiatif sendiri menyimak lintasan waktu 70 tahun Merdeka.

"Intinya di titik krusial percaturan adi budaya politik yang sangat menentukan ini terdapat ruang perenungan untuk kita isi dengan tindakan jantung pencapaian besar di masa depan," tutur Granoka.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali mengatakan, pihak mereka menyambut baik terkait acara ini. Hal tersebut dikarenakan acara ini turut menghidupkan kegiatan di Taman Budaya.

"Tentu kami sambut baik dan fasilitasi. Terlebih ikut menghidupkan kegiatan seni di Taman Budaya," ujar Beratha.(*)

Penulis: Cisilia Agustina. S
Editor: gunawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved