Young Gen

Bazar IHDN Sediakan Spaghetti dan Pizza Berbumbu Bali

Koordinator kupon, I Putu Gede Buda Mardiksa Putra mengaku ini merupakan bazar pertama kali menyajikan menu khas Bali.

Editor: gunawan
Tribun Bali/Luh De Dwi Jayanthi
Suasana bazzar makanan khas Bali Fakultas Dharma Duta, IHDN Denpasar di Warung Mantep, Denpasar, Rabu (27/1). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Luh De Dwi Jayanthi

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR -  Organisasi Kemahasiswaan Fakultas Dharma Duta, IHDN Denpasar menggelar bazar di Warung Mantep, Jalan Noja 111 Denpasar, Rabu (27/1/2016). Alunan lagu Bali merdu terdengar di bazar yang menyajikan makanan khas Bali ini.

Koordinator kupon, I Putu Gede Buda Mardiksa Putra mengaku ini merupakan bazar pertama kali menyajikan menu khas Bali. Ada dua paket dalam kupon bazar seharga Rp 40 ribu itu.

Pertama yaitu paket untuk tipat sate balung dan paket B untuk tipat ayam bumbu rujak.

"Kami mengambil tema menu khas Bali ini untuk melestarikan budaya Bali. Karena pemuda selama ini pasti melaksanakan bazar dengan menu cepat saji," ungkap pemuda yang akrab disapa Olle itu saat ditemui Tribun Bali.

Olle menjelaskan, jika bazar makanan cepat saji berjalan terus, maka pengusaha makanan khas Bali akan terpuruk. Orang Bali harus menghargai makanan khas Bali dan jangan terus menguntungkan perusahaan makanan orang luar.

"Bazar makanan khas Bali ini juga bertujuan untuk mempromosikan ke anak muda. Karena anak muda beberapa yang merasa gengsi dan malu untuk makan makanan khas Bali," terangnya.

Olle mengatakan dengan bazar makanan khas Bali ini dapat membantu pengusaha makanan asli Bali. "Kalau bukan kita sebagai orang Bali yang mulai membantu, siapa lagi?" ucapnya.

Kegiatan bazar ini juga mendapat dorongan dari Dekan Fakultas Dharma Duta dan Ketua Jurusan di lingkungan itu. "Begitu kami mengusulkan mau ngadain bazar, pak dekan dan ketua jurusan menyarankan agar bazar kami harus mencerminkan ajeg Bali," ucap Olle. Seketika itu pula, Olle beserta 73 panitia lain berpikir dan menyepakati menu khas Bali yang dijual.

Ada 1.200 kupon bazar yang disebar di seluruh fakultas di IHDN dan masyarakat umum. Kupon itu bisa diuangkan jika makan langsung di lokasi bazar, namun bila makanan dibawa pulang, maka harus memilih sesuai dengan paket A atau paket B.

"Ini bedanya dengan bazar lain, kalau makan di sini, kuponnya bisa diuangkan dengan memilih menu yang ada di sini," tutur Olle sambil menunjuk daftar menu yang tersedia di meja.

Menu andalan di bazar makanan khas Bali ini yaitu iga babi bakar dan tipat cantok. "Kami juga menyediakan balung, sate tusuk, rujak, spaghetti, pizza dan lainnya," jelas Olle.

Menu spaghetti dan pizza yang disediakan itu menggunakan bumbu Bali. Jadi ini disesuaikan dengan selera anak muda Bali.(*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved