Breaking News:

Tragedi Angeline

Film Kisah Engeline, Mangku Pastika: ‘Mumpung lagi tren buat film biar laku, saya tidak setuju itu’

Jawaban itu untuk merespons pertanyaan warga, Ketut Marja Abas, soal sikap gubernur tentang pemberitaan pembuatan film kisah Engeline.

Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Tribun Bali
Lukisan Engeline dibawa saat ratusan siswa SDN 12 Sanur tempat Engeline bersekolah mengikuti prosesi penadatanganan prasasti anti kekerasan terhadap anak di depan rumah Margreit, jalan sedap Malam, Denpasar. Senin (27/7/2015).(Tribun Bali/Rizal Fanany) 

TRIBUN-BALI.COM - Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyatakan pemerintah melarang pembuatan film kisah Engeline sebelum kasus hukumnya memiliki kekuatan hukum tetap. 

"Saya juga tidak sependapat (dibuat film sebelum putusan hukum tetap). Kadang-kadang memang orang ingin mencari keuntungan dari penderitaan orang lain," kata Gubernur Pastika di Denpasar, Bali, Sabtu (30/1/2016). 

Hal ini disampaikan Pastika kepada masyarakat dalam acara Simakrama atau pertemuan warga dengan Gubernur Bali di Wantilan DPRD Bali.

Jawaban itu untuk merespons pertanyaan warga, Ketut Marja Abas, soal sikap gubernur tentang pemberitaan pembuatan film kisah Engeline

"Makanya, Dinas Kebudayaan menolak mengeluarkan izin pembuatan film itu. Nanti barangkali kalau sudah selesai (proses hukumnya) dan aspek-aspek positif apa yang kita tonjolkan, baru bisa kita sepakati. Mumpung lagi tren buat film biar laku, saya tidak setuju itu," tegas Pastika. 

Engeline adalah bocah berumur 8 tahun yang tewas dikubur di pekarangan rumah orangtua angkatnya, Margriet Christina Megawe, di Jalan Sedap Malam, Denpasar. 

Kasusnya masih proses persidangan di Pengadilan Negeri Denpasar dengan dua terdakwa, yaitu Margriet dan Agustay (pembantunya). 

Pada Kamis, tanggal 28 Januari 2016 lalu telah lalu digelar dengar pendapat terkait pengajuan izin lokasi pembuatan film kepada Dinas Kebudayaan Provinsi Bali. 

Beberapa LSM dan pihak terkait yang konsen pada perlindungan perempuan dan anak memutuskan untuk menolak pembuatan film kisah Engeline sebelum ada putusan hukum tetap. (*)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved