Beresiko, Ibu di Bali Masih Ingin Punya Anak Laki-Laki Meski Sudah 35 Tahun

Ibu berusia tua diatas 35 tahun akan mengalami beberapa gangguan pada kesehatan.

Beresiko, Ibu di Bali Masih Ingin Punya Anak Laki-Laki Meski Sudah 35 Tahun
Tribun Bali/Istimewa
Ibu hamil 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Dewa Made Satya Parama

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Terkait angka kematian Ibu yang mencapai 55 kasus, Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Masyarakat, I Wayan Widia SKM, M.Kes menyatakan ibu yang berusia diatas 35 tahun juga beresiko tinggi meninggal saat persalinan.

Menurutnya, ada faktor yang paling mencolok terkait hal tersebut dari segi sosial.

Yakni ibu di Bali terkadang masih ingin memiliki anak laki-laki meskipun usianya sudah diatas 35 tahun.

(55 Ibu di Bali Meninggal saat Persalinan, Ini Penyebabnya)

"Keinginan memiliki anak laki-laki di Bali membuat seorang Ibu tidak terlalu memperhatikan usianya meskipun sudah melewati batas usia 35 tahun" ucapnya.

Berdasarkan keterangan Kasi Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr Kadek Iwan Darmawan,MPH. menjelaskan bahwa ibu berusia tua diatas 35 tahun akan mengalami beberapa gangguan pada kesehatan.

"Ibu berusia tua memiliki rahim yang sudah tidak baik sehingga bisa mengakibatkan terjadinya perdarahan, persalinan lama atau bahkan risiko pada bayi berupa cacat pada bayinya" ucapnya di Denpasar, Bali, Selasa (2/2/2016).

Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved