Tragedi Angeline

Margriet Sebut Ketakutan Melihat Muka Agus Yang Merah Dan Giginya Bergerak

JPU pun merasa aneh atas hal ini

Margriet Sebut Ketakutan Melihat Muka Agus Yang Merah Dan Giginya Bergerak
Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
Margriet CH Megawe saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Denpasar, Bali, Senin (1/2/2016) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Purwanta S merasa aneh dengan sikap terdakwa Margriet yang mengaku tidak bisa memecat terdakwa Agus Tay Handamay.

Itu disebabkan, pernyataan Margriet yang mengaku tidak bisa memecat Agus meskipun Agus sudah sering melawan Margriet.

Bahkan, sikap Agus yang pernah disuruh tapi malah melawan Margriet, kemudian marah dan menendang triplek hingga nyaris mengenai Margriet.

"Lantas ibu kenapa tidak bisa memecat Agus. Padahal, Agus sudah sering menyakiti dan tidak nurut dengan Ibu," ujar Purwanta, Senin (1/2/2016).

JPU Purwanta melanjutkan, bahwa dalam sidang di lokasi pembunuhan Engeline di Jalan Sedap Malam, Denpasar, Margriet menyatakan bahwa "Ingat Agus kamu punya mama, punya orangtua, punya adik-adik". Dalam hal itu, Margriet disuruh menjelaskan maksud ungkapan tersebut.

Atas hal itu, Margriet mengaku, bahwa selain disakiti, dirinya juga menganggap Agus telah membunuh anaknya, yang kemudian membuat dirinya di penjara.

Tentu saja, ungkapan itu dilontarkannya karena persoalan tidak terima dengan perlakuan Agus.

"Sejak bekerja atau tiga hari bekerja dia (Agus) tidak mau dikasih tahu. Kemudian, di hari ke tujuh menarih wipol di tangki air, padahal itu untuk orang banyak. Bahkan, dia pernah disuruh dan marah sampai menendang triplek hampir mengenai tubuh saya," ungkap Margriet.

Namun demikian, pernyataan Margriet tidak menjawab pertanyaan JPU dan sebelumnya ditanyakan oleh Majelis Hakim.

Kenapa tidak dipecat? Kenapa harus lewat Adi? Saat disinggung itu, Margriet mengaku, bahwa takut melihat muka Agus yang merah dan gigi yang bergerak menandakan kemarahan.

"Saya takut nanti anak-anak saya bagaimana. Sebelumnya saya juga menjelaskan ke Agus, jika tidak betah silahkan keluar. Tapi saya berat," pungkasnya. (*).

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved