SBY Beri Kuliah Umum di Universitas Udayana, ‘Bedakan Murni dan Pesanan’

Prof Dr H. Susilo Bambang Yudhoyono melakukan kunjungan ke Universitas Udayana pagi ini, Selasa (2/2/2016).

SBY Beri Kuliah Umum di Universitas Udayana, ‘Bedakan Murni dan Pesanan’
Tribun Bali/Cisilia Agustina S
Prof Dr H. Susilo Bambang Yudhoyono melakukan kunjungan ke Universitas Udayana, Denpasar, Selasa (2/2/2016). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Prof Dr H. Susilo Bambang Yudhoyono melakukan kunjungan ke Universitas Udayana pagi ini, Selasa (2/2/2016).

Bertempat di Gedung Widya Sabha, Fakultas Kedokteran Unud, Jalan PB Sudirman, Denpasar, Bali, SBY menggelar kuliah umum yang dihadiri para mahasiswa Unud, pimpinan universitas se-Bali dan Gubernur Bali Made Mangku Pastika dan jajaran SKPD Provinsi Bali.

Dalam kuliah umum bertajuk "Indonesia 2045 Menjadi Negara Maju Kuat dan Sejahtera", SBY memaparkan tiga pilar yang harus dipegang oleh negara ini di tengah globalisasi.

Antara lain, Demokrasi, Ekonomi dan Peradaban.

"Untuk mencapai tiga pilar tersebut, masyarakat harus dididik bahwa demokrasi tidak hanya tentang Pemilu tapi juga meliputi hal lain, seperti konstitusionalisme, etika dan aturan main, check and balances, penggunaan kekuasaan, akuntabilitas dan anti korupsi, ketertiban dan stabilitas politik," ujar Presiden ke-6 RI ini.

Satu hal yang ia tekankan bagaimana bisa menampung dan mewadahi aspirasi rakyat yang sesungguhnya.

Membedakan mana yang benar-benar suara rakyat mana yang merupakan pesanan pihak-pihak yang memiliki kepentingan.

"Aspirasi rakyat harus terus didengarkan. Tapi aspirasi pun harus bisa dipilah, mana yang memang murni, mana yang jadi 'pesanan'," tambahnya. (*)

Penulis: Cisilia Agustina. S
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved