YLPK BALI Terima Puluhan Pengaduan Soal PDAM Denpasar

Para pelanggan setiap bulan selalu bayar air, itu sebabnya jika ada persoalan haruslah bisa dicarikan solusi untuk masyarakat.

YLPK BALI Terima Puluhan Pengaduan Soal PDAM Denpasar
Tribun Bali
Kantor PDAM Kota Denpasar 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ketua Yayasan Perlindungan Konsumen (YLPK) Provinsi Bali, Putu Armaya mengimbau agar PDAM Denpasar tidak sibuk mencari pembenaran dan mengutarakan alasan-alasan yang klise.

Sebab, para pelanggan setiap bulan selalu bayar air.

Itu sebabnya jika ada persoalan haruslah bisa dicarikan solusi untuk masyarakat.

“PDAM Denpasar sebagai layanan publik tidak boleh selalu mencari alasan karena debit air mengecil dan sumber air minim. Sesungguhnya pelayanan kepada konsumen harus dikedepankan,” kata Armaya melalui sambungan telepon senin, (1/2/2016) petang.

Armaya juga mengungkapkan, sejak bulan Desember 2015 sampai bulan Januari 2016, pengaduan soal pelayanan PDAM Denpasar yang masuk ke YLPK Bali sebanyak 45 keluhan.

“Nah maka dari itulah, YLPK Bali menuntut PDAM Denpasar agar tidak selalu mencari alasan dan pembenaran, namun tetap mencari solusi. Karena konsumen punya hak sesuai diatur dalam pasal 4 UU Nomor Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen,” imbuhnya.

Selain itu, dalam hal memberikan informasi ke masyarakat, kata Armaya, PDAM Denpasar juga diminta agar memberikan informasi yang benar, jujur, dan terbuka kepada masyarakat.

“Karena sesuai UU, konsumen mempunyai hak mendapatkan informasi yang benar, jelas, dan jujur. Konsumen juga bisa menggugat PDAM melalui class action jika keluhan-keluhan tidak dicarikan solusi,” kata Armaya.

Dia berharap, dengan jajaran direksi yang baru di PDAM Denpasar, persoalan yang terjadi selama ini bisa dicarikan solusi  guna menciptakan harapan bagi masyarakat, bukan membuat masyarakat pesimis soal air. (*) 

Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved