VIDEO: Duh, Sianida Ternyata Dijual Bebas Secara Online
Di tempat ini pedagang biasa menjual natrium sianida dalam skala besar.
Penulis: Ida A M Sadnyari | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM - Kasus sianida dalam kopi Wayan Mirna Salihin mencuri perhatian masyarakat.
Padahal bahan berbahaya ini disebut-sebut sulit diperoleh secara bebas.
(Jessica Repotkan Penyidik Urusan Makan? Ini Sederet Permintaannya)
Publik pun bertanya-tanya dari mana asalnya?
(Langganan Nasi Babi Guling Wayan Mirna di Bali Terkesan dengan Kecantikannya)
Berdasarkan siaran Kompas TV, Tim Berkas Kompas menelusuri sejumlah toko kimia.
Toko-toko kimia ini memberlakukan aturan yang ketat dalam penjualan sianida.
Namun, ternyata bahan beracun ini dijual bebas secara online.
Di tempat ini pedagang biasa menjual natrium sianida dalam skala besar.
Satu drum berisi 50 kg dijual Rp 3.200.000.
Mereka mengaku saat ini sudah tidak bisa menjual bebas lagi semenjak kejadian kopi maut yang diteguk Wayan Mirna, sehingga peredarannya lebih diperketat.
Tanpa surat resmi dan surat izin kepolisan natrium sianida berhasil didapatkan oleh Tim Berkas Kompas, menunjukkan masih lemahnya pengawasan.
Terbukti masih bisa dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Padahal dalam peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia No 2 Tahun 2008, pendistrubusian bahan kimia berbahaya ini wajib mendapat rekomendasi kapolri dan kepala badan intelijen dan keamanan polri dengan berbagai persyaratan.
Tentunya, hanya instansi tertentu yang dapat memperoleh bahan berbahaya ini bukan masyarakat bebas. (Kompas TV)