MotoGP

Lorenzo : Saya Akui Rossi Lebih Disenangi Media

Lorenzo Minta Tim Yamaha Beri Perlakuan Adil

Lorenzo : Saya Akui Rossi Lebih Disenangi Media
Dua pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo 

TRIBUN-BALI.COM - Pebalap Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo mengungkapkan pengalamannya saat menjadi juara dunia MotoGP 2015.

Dia menilai hal yang wajar jika Yamaha lebih mengharapkan rekan setim, Valentino Rossi yang menjadi juara dunia daripada dirinya.

"Ini tidak membuat saya terganggu, bahwa Rossi lebih disenangi media daripada saya dan ada lebih banyak fotografer di sekeliling dia. Dan saya juga melihat hal yang wajar jika Yamaha lebih memilih dia untuk jadi juara karena popularitasnya. Karena ini bisa menjual lebih banyak motor," kata Jorge Lorenzo dilansir motorsport.com.

Yang paling penting bagi Lorenzo adalah perlakuan adil antara dia dengan Rossi di tim Yamaha.

"Bagi saya, hal yang paling penting adalah memiliki material (motor) yang sama, karena saya merasa yakin dengan kemampuan saya. Dalam hal ini, pabrikan asal Jepang ini selalu mendukung saya," kata Lorenzo.

Dia mengatakan arti gelar juara dunia pada tahun lalu. "Akan terasa sangat frustrasi jika saya gagal juara. Saya adalah pebalap tercepat, dan punya banyak keunggulan. Tim sudah bekerja keras," katanya.

Pelajaran yang dia ambil dari tahun lalu adalah penggunaan ban. Dia merasa beberapa kali mengalami masalah dengan ban karena gaya membalapnya.

"Itulah mengapa saya pada awal musim sangat buruk. Ini juga pernah terjadi pada 2014 khususnya di awal balapan. Kemudian mereka memodifikasinya, sehingga sedikit lebih ada grip, tapi tetap saya belum nyaman seperti musim 2013, 2012, atau 2010," katanya.

Lorenzo juga menganggap banyak rivalnya yang menilai dia tidak kuat secara mental. "Tapi jika melihat kariernya di MotoGP, dari awal sampai 2014 ketika saya finis Ketiga, saya selalu merasakan menang dan finis Kedua. Hal yang tidak mungkin dicapai jika tidak punya mental kuat," katanya.

Dalam wawancara khusus tersebut, Lorenzo juga mengulas tentang uji coba pramusim yang telah digelar di Sepang pada 1-3 Februari lalu.

"Saya tiba di sana dalam kondisi terbaik, setelah juara, kondisi fisik saya sempat terganggu. Saya juga demam dan sempat minum antibiotik. Tapi saya bisa dengan mudah bisa menemukan performa terbaik. Saya merasa surprise," kata Lorenzo.

Dia merasa keberhasilannya menjadi juara dunia pada tahun lalu membuatnya semakin percaya diri. "Tentu saja, saya merasakannya. Tapi saya pikir, meski tahun lalu saya gagal juara pun, Saya akan berusaha lebih cepat lagi, tetap dengan cara yang sama," kata Lorenzo.

Ia juga memberikan komentarnya tentang Valentino Rossi, rekan setimnya yang kini semakin menua. Musim ini, Rossi akan berusia 37.
"Tampaknya tidak mungkin dia akan terus bisa mempertahankan levelnya pada usianya sekarang. Tapi sejauh ini dia masih bisa," kata Lorenzo.

Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved