Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Kenapa Penutupan Lokalisasi Kalijodo Sulit Dilakukan?

Sebagai kawasan lokalilasi perjudian dan pelacuran, perputaran uang di Kalojodo memang tidak sedikit.

kompas.com
Tampak lantai dua bangunan salah satu kafe di Kalijodo, Jakarta Utara, Kamis (11/2/2016) dini hari. Tempat ini terdiri dari sepuluh kamar berukuran 2x1 meter yang digunakan sebagai tempat untuk praktik prostitusi. 

TRIBUN-BALI.COM – Rencana penutupan Kalijodo berlangsung sejak tahun 1998.

Namun, karena mendapat banyak penolakan, rencana pembubaran pun hanya tinggal wacana.

(Meski Sudah di Panti Jompo, Kakek Ini Bisa 2 Kali Sehari Cari PSK di Kalijodo)

Setelah kejadian sepasang suami istri tewas saat hendak bekerja setelah sepeda motor yang dikendari ditabrak pengemudi mobil yang diduga mabuk sepulang dari Kalijodo, rencana itu bangkit kembali.

(Kisah Preman dan Mitos Keangkeran di Kalijodo)

Total ada empat orang yang tewas dalam kecelakaan pada Minggu dini hari.

Kecelakaan itu membangkitkan kembali rencana lama yang terkubur dalam.

Seperti ditayangkan Kompas TV, Ahok mengatakan, ”setelah kejadian Fortuner kalau dibiarin-dibiarin terus nanti korban lagi-korban lagi. Kita utamain bersihin dulu lah Kalijodo”.

Ahok berencana menutup lokalisasi Kalijodo.

Wacana yang hanya jadi rencana sejak 1998.

Perputaran uang yang tidak sedikit kerap membuat rencana penutupan kandas di tengah jalan.

Sebagai kawasan lokalilasi perjudian dan pelacuran, perputaran uang di Kalojodo memang tidak sedikit.

Sebagai pusat perjudian terbesar di Jakarta, perputaran uang di Kalijodo  ditengarai lebih dari Rp 2 Miliar per hari.

Hal ini belum ditambah dengan 500 pekerja seks komersial (PSK) yang dipekerjakan di 50 kafe sepanjang sore hingga dini hari.

Tidak heran banyak orang yang tidak mau angkat kaki.

Namun kali ini cerita mungkin sedikit berbeda.

Basuki tidak sendiri.

Penutupan lokalisasi memang tidak mudah selain dampak ekonomi, dampak sosial penutupan lokalilasi harus jadi perhatian. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved