Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Pantai Dream Beach Makan Korban, Zhu Tewas dengan Paru-paru Pecah

Zhu dan keluarganya berangkat dari Pantai Sanur dan tiba di Lembongan sekitar pukul 10.00 Wita.

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Istimewa
Petugas Polair dan warga setempat saat mengevakuasi jenazah Zhu Guangyao yang tewas terseret arus ombak di Pantai Dream Beach, Nusa Lembongan, Jumat (12/2/2016). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Peristiwa nahas menimpa Zhu Guangyao (58).

Wisatawan mancanegara (wisman) asal Tiongkok ini meregang nyawa setelah terseret arus ombak di Pantai Dream Beach, Desa Lembongan, Klungkung, Bali, Jumat (12/2/2016).

Kepala Satpolair Polres Klungkung, AKP I Putu Ardana menjelaskan, peristiwa yang menimpa Zhu tersebut berawal ketika ia bersama istri, anak, dan menantu menghabiskan liburan di Pulau Nusa Lembongan.

Zhu dan keluarganya berangkat dari Pantai Sanur dan tiba di Lembongan sekitar pukul 10.00 Wita.

Zhu dan keluarganya sempat menyewa kendaraan berkeliling menikmati spot wisata di Lembongan.

Setibanya di Pantai Dream Beach, Zhu terkesima dan kagum keindahan panorama pantai yang berada persis di wilayah Batu Belek Lembongan tersebut.

Meskipun saat itu kondisi cuaca kurang bagus dan gelombang tinggi, tanpa berpikir panjang, Zhu langsung memutuskan berenang seorang diri.

Baru beberapa menit berenang, ia langsung digulung ombak.

Melihat kejadian tersebut, istri korban Li Yasen (57) bersama anak dan menantunya berteriak minta tolong.

“Kami bersama warga langsung melakukan pencarian di sekitar TKP (tempat kejadian perkara). Berselang 30 menit pencarian, korban sudah kami temukan mengapung dan sudah meninggal dunia,” ujar Ardana.

Korban sempat dibawa ke Puskesmas Nusa Penida II untuk dilakukan pemeriksaan medis.

Zhu dinyatakan meninggal dunia karena paru-parunya pecah akibat terlalu banyak air laut masuk.

“Oleh pihak keluarga saat ini jenazah korban langsung diseberangkan. Selanjutnya akan dititip di ruang jenazah RSUP Sanglah,” jelas Ardana.

Sementara itu, informasi yang dihimpun Tribun Bali, sebanyak lima perahu nelayan Ujung Pesisi, Desa Ujung Hyang, Kecamatan/Kabupaten Karangasem rusak.  

Menurut Romi warga Ujung Pesisi, perahu itu rusak lantaran terbawa arus Sungai Matri.

Saat kejadian, lima perahu di parkir sekitar sungai.

Lima perahu terseret arus dan terbawa ke laut dan dihantam ombak hingga rusak. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved