Tragedi Angeline

Margriet Korban Fitnah Keji?

Margriet terang-terangan beberkan keluhannya di depan majelis, PN Denpasar, Senin (16/2/2016).

Margriet Korban Fitnah Keji?
Tribun Bali/ I Nyoman Mahayasa
Terdakwa kasus pembunuhan Engeline C Megawe, Margriet C Megawe saat menjalani sidang pledoi, di Pengadilan Negeri Denpasar, Bali, Senin (15/2/2016). 

TIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Sambil menangis terisak, Margriet membacakan pledoinya sendiri.

Margriet tetap bersikukuh dirinya tidak melakukan pembunuhan terhadap Engeline.

Dia berdiri mengenakan baju putih dengan blazer berwarna merah muda dan celana ‎panjang hitam.

Dengan memakai kaca mata dia terisak membacakan pledoinya tersebut.


Terdakwa kasus pembunuhan Engeline C Megawe, Margriet C Megawe saat menjalani sidang pledoi, di Pengadilan Negeri Denpasar, Bali, Senin (15/2/2016). (TRIBUN BALI / I Nyoman Mahayasa)

"Saya tidak membunuh anak saya sendiri, dan proses sidang ini membuat saya cukup lelah menghadapinya," ucapnya di PN Denpasar, Senin (15/2/2016).

Ia katakan, kematian Engeline bukan akhir penderitaannya, namun awal mula penderitaannya.

Ia mengaku menjadi korban fitnah keji dan tuduhan pembunuhan berencana dengan dituntut seumur hidup.

"Hati saya menjerit, kenapa saya diperlakukan seperti ini Tuhan. Saya kehilangan anak saya, saya dituduh membunuh, saya ditahan, apa rencanamu Tuhanku kepadaku, betapa berat. Saya percaya Tuhan adil. Tuhan yang adil akan mengembalikan keadilan berlipat ganda kepada saya," ujar dia.


Terdakwa kasus pembunuhan Engeline C Megawe, Margriet C Megawe saat menjalani sidang pledoi, di Pengadilan Negeri Denpasar, Bali, Senin (15/2/2016).(TRIBUN BALI / I Nyoman Mahayasa)

Ia juga menceritakan kronologi saat terakhir kali melihat Engeline, hingga upaya pencarian yang dilakukannya tatkala Engeline hilang tersebut.

Isi pledoi Margriet, silakan baca di sini. (*)

Info ter-UPDATE tentang BALI, dapat Anda pantau melalui:

Like fanpage >>> https://www.facebook.com/tribunbali

Follow >>> https://twitter.com/Tribun_Bali

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Irma Yudistirani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved