ATM Sampah di Bali Pameran di Jakarta

ATM sampah di Denpasar ini jadi acuan sejumlah kota di Indonesia. ATM Sampah di Kota Denpasar sendiri mengalami persoalan.

ATM Sampah di Bali Pameran di Jakarta
Tribun Bali/I Wayan Erwin Widyaswara
Seorang warga yang mencoba mesin sampah yang bisa ditukarkan dengan uang ini saar di Launching di Pasar Kreneng, Denpasar, Jumat (31/7/2015) pagi. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Investor dari PT Irditech Ecojos Plastindo Asia Pura, Putri Daninggar mengatakan, dalam acara launching kresek berbayar di Bundaran HI Jakarta lalu, pihaknya juga diundang secara khusus.

Mereka diminta untuk memamerkan dan mensosialisasikan ATM Sampah yang sempat diterapkan di Kota Denpasar.

ATM sampah di Denpasar ini jadi acuan sejumlah kota di Indonesia.

(ATM Sampah Kreneng Kebanggaan Pemkot Denpasar Rusak Sudah Dua Pekan)

"Saya diundang oleh KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI) untuk sosialisasi ATM Sampah di Bundaran HI besok (Minggu, 21/2/2016)," kata Putri Daninggar, Sabtu (20/2/2016).


Kertas putih yang digunakan untuk mengumumkan ATM sampah pasar Kreneng sedang rusak, Kamis (21/1/2016). (Tribun Bali / I Wayan Erwin Widyaswara)

Sayangnya, ATM Sampah di Kota Denpasar sendiri mengalami persoalan.

Sejumlah ATM Sampah ini rusak dan tak lagi bisa berfungsi.

Seperti ATM Sampah di Pasar Kreneng lantaran terkena rembesan air hujan.

(Mesin ATM Sampah Denpasar Rusak, Investor: Kami Kayak Ngomong Sama Tembok!)

Putri Daninggar enggan mengomentari rusaknya ATM Sampah ini.

Putri Daninggar hanya mengatakan, apabila pihak Pasar Kreneng dan DKP Denpasar tidak bisa membuatkan kanopi, maka ATM Sampah di Pasar Kreneng tidak akan diletakkan di sana lagi. (*)

Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara
Editor: Irma Yudistirani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved