Breaking News:

Soal Video Penyidikan Agus, JPU: Tekanan dan Pengainyaan Itu Dilakukan di Luar Penyidikan ‎

Segala yang berubah dari keterangan terdakwa memang seharusnya dipertimbangkan.

Tribun Bali / I Made Ardhiangga Ismayana
Kuasa Hukum Margriet C Megawe, Hotma Sitompoel Serahkan Bukti Video ke Pengadilan Negeri Denpasar, Bali, Senin (22/2/2016) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pihak Kuasa Hukum Margriet C Megawe memberikan sebuah bukti mengenai dugaan kebohongan Agus dalam penyidikan yang mengaku ditekan oleh penyidik Polresta Denpasar.

Bukti itu berupa sebuah video yang diputar di dalam sidang dengan agenda duplik oleh Hotma Sitompoel Cs.

Menanggapi hal itu, pihak JPU (Jaksa Penuntut Umum), Purwanta Sudarmaji menyatakan, bahwa apa yang disajikan memang benar penyidikan.

Hanya saja, jika Agus memutarbalikkan fakta persidangan, terutama menyangkut tekanan dan penganiayaan maka itu salah penyajian video.

Sebab, tekanan dan pengainyaan dilakukan di luar penyidikan.

"Ancaman dan janji dari terdakwa (Agus Tay) dijelaskan mendapat kekerasan. Kekerasan itu bukan pada proses penyidikan, tapi di luar itu," ucap Purwanta, Senin (22/2/2016).

Nah, lantas dengan keterangan yang berubah itu, menurut Purwanta, segala yang berubah dari keterangan terdakwa memang seharusnya dipertimbangkan.

Dan menanggapi mengenai Duplik oleh kuasa hukum Margriet sendiri, Purwanta menyebut, apabila tidak pernah ada pengembalian berkas lebih dari satu kali.

Dan apa yang disampaikan oleh tim penasihat hukum, sudah mengenyampingkan keterangan ahli forensik.

"Sudah ada pengenyampingan mengenai keterangan dari tim ahli forensik dalam keterangannya di persidangan," pungkasnya. (*).

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved