Breaking News:

Tragedi Angeline

Ketika Rekaman Pemeriksaan Agustay di Polresta Denpasar Dipertontonkan

"Itu tidak bisa dibantah. Saat itu tidak ada penyiksaan. Dia ngaku sendiri. Lihat saja di rekaman. Jaksa supaya lihat videonya," ujar Hotma.

Penulis: Putu Candra | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Tribun Bali/Rizal Fanany
Kuasa hukum Margriet memutar rekaman pemeriksaan Agustay disela pembacaan duplik dalam sidang kasus pembunuhan Engeline di PN Denpasar, Senin (22/2/2016). 

“Video ini menunjukan Agustay mengaku jujur dan berterus terang ketika memberikan keterangan kepada penyidik Polresta tanpa paksaan, tanpa tekanan dan tanpa kekerasan,” ujar Aldres Napitupulu, anggota tim Hotma Sitoempol.

Namun, baru 10 menit menayangkan video yang berdurasi 1 jam tersebut, Hakim Ketua Edwar Harris Sinaga meminta tim penasehat hukum untuk mematikan video dan meminta rekaman tersebut. 

"Itu tidak bisa dibantah. Saat itu tidak ada penyiksaan. Dia ngaku sendiri. Lihat saja di rekaman. Jaksa supaya lihat videonya," ujar Hotma.

Usai persidangan, Hotma mengatakan, pihaknya mendapatkan rekaman itu secara sah.

Mengenai bukti rekaman terdakwa lain di buka di depan sidang kasus lain, menurutnya, itu sah-sah saja.

"Semua bukti, bisa dibuka di depan persidangan. Harusnya polisi yang mengungkap ini. Itu saja baru sepotong," katanya.

Hotma yang didampingi Dion Pongkor pun mengakui mereka telah mendapatkan rekaman itu sudah lama.

"Walau baru kali ini kami tunjukkan, ini sebagai bukti Agustay mengakui perbuatannya dan tidak disiksa serta ditekan," katanya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved