Puri Satria Gelar Festival Legong Keraton se-Bali Biar Tak Punah

Festival Legong Keraton Lasem diselenggarakan untuk mencari bibit-bibit penari legong.

Puri Satria Gelar Festival Legong Keraton se-Bali Biar Tak Punah
Tribun Bali/ I Wayan Erwin Widyaswara
Peserta Festival Legong Keraton Lasem se-Bali, saat pentas di Puri Satria Denpasar, Bali, Sabtu (27/2/2016). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Puri Satria (Puri Agung) Denpasar, bekerja sama dengan Pemerintah Kota Denpasar  menggelar Festival Legong Keraton Lasem se-Bali, di Jaba Pura Pedarman Puri Satria Denpasar, Bali, Sabtu (27/2/2016).

Festival ini diselenggarakan untuk merayakan dan memeriahkan HUT ke-228 Kota Denpasar

Festival Legong Keraton Lasem dibuka secara resmi oleh Pengelisir Puri Satria Denpasar, AA Ngurah Agung Wira Bima Wikrama.

Bima Wikrama mengatakan, Festival Legong Keraton Lasem diselenggarakan untuk mencari bibit-bibit penari legong.

Menurutnya Legong adalah tarian dasar dari anak-anak, khususnya perempuan.

Di mana seluruh gerakan tari Bali itu bersumber dari palegongan.

“Melalui festival ini, kita dapat mencari bibit-bibit baru agar warisan budaya leluhur tidak punah,’’ ungkapnya.

Maka dari itu, peserta yang mengikuti festival ini dikhususkan bagi anak-anak Sekolah Dasar.

Jumlah peserta yang mengikuti festival sebanyak 43 kelompok, dan masing-masing kelompok terdiri dari tiga orang.

Tiga orang tersebut ada yang menari sebagai Condong, Penari Legong Lasem dan penari Legong Langke Sari.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara
Editor: Irma Yudistirani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved