Gerhana Matahari Total Bertepatan Dengan Perayaan Nyepi, Sebuah Kebetulan?

Pertunjukan kolaborasi itu sebagai perenungan gerhana matahari total bersifat simbolis mistis dan sebentuk ritus kekinian

Gerhana Matahari Total Bertepatan Dengan Perayaan Nyepi, Sebuah Kebetulan?
Antara
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Gerhana matahari total diprediksi terjadi pada Rabu (9/3/2016) mendatang bertepatan dengan hari raya Nyepi yang dirayakan umat Hindu.

Memaknai hal tersebut, Managemen Bentara Budaya Bali akan menggelar pertunjukkan kolaborasi bertajuk “Kala Rau Ing Kalangan”, Kamis (3/3) di Aula Bentara Budaya Bali, Jalan Prof Ida Bagus Mantra No. 88 A, Ketewel, Gianyar.

Sebuah garapan tari kontemplatif, kidung, pembacaan puisi serta pertunjukkan wayang yang kemudian dipadukan dengan video art terkait fenomena gerhana matahari total akan menjadi suguhan dalam event tersebut.

Tak hanya itu, sebagai penutup acara yang dijadwalkan mulai pukul 19.00 Wita itu akan disuguhkan pemutaran film dokumenter.

Peristiwa gerhana matahari total kali ini bertepatan dengan perayaan Nyepi yang jatuh pada tilem kesanga.

Hal itu dimaknai sebagai upaya penyucian atau ruwatan bhuana alit (alam manusia) dan bhuana agung (alam semesta) melalui upacara Tawur Kesanga.

Penata Acara Bentara Budaya Bali (BBB), Juwita mengatakan pertunjukan kolaborasi itu akan menyampaikan perenungan atas peristiwa gerhana matahari total melalui serangkaian tata gerak terpilih yang bersifat simbolis mistis serta sebentuk ritus kekinian.

Pertunjukkan ini terilhami dari petikan kekawin Adi Parwa yang mengisahkan sosok Kala Rau, raksasa yang menyamar menjadi Dewa sewaktu terjadinya pemutaran gunung Mandara Giri untuk memperoleh Tirta Amerta atau air suci keabadian.(*)

Penulis: Cisilia Agustina. S
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved