Young Gen

Earth Hour Donasikan Tumbler Untuk Anak SD Demi Kurangi Sampah

Komunitas Earth Hour punya cara pendekatan unik supaya sampah plastik berkurang di masyarakat. Pendekatan ini dimulai dari anak SD...

Earth Hour Donasikan Tumbler Untuk Anak SD Demi Kurangi Sampah
Istimewa
Tim Projek Bring Your Tumbler saat mendonasikan Tumbler di Sekolah Dasar Negeri 4 Kuta, Bali, beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Tim Bring Your Tumbler be an Eco Warrior dari Komunitas Earth Hour Denpasar melakukan projek donasi tumbler di SD Negeri 4 Kuta, Badung, Bali, Kamis (3/3/2016).

Tujuannya untuk mengurangi sampah plastik di masyarakat.

Ni Luh Putu Budiarti, Ketua Projek Bring Your Tumbler, mengatakan banyak cara yang dapat dilakukan untuk menjaga lingkungan.

Di antaranya mengurangi penggunaan kemasan air sekali pakai setiap harinya.

"Caranya sederhana, waktu kita kecil, ingat tidak bahwa kita suka bawa botol minum ke sekolah? Nah, kami mencoba mengembalikan budaya itu, bukan buat anak kecil aja, tapi kita semua," ungkap Luh Putu.
Luh Putu pun memberikan gambarannya.

Jumlah air mineral yang dibeli tiap tahunnya sebanyak 156 botol plastik sekali buang, jika membeli tiga air kemasan dalam seminggu.

"Apalagi kalau beli sekali atau lebih setiap hari? Hal itu berkontribusi terhadap ribuan ton sampah plastik tiap harinya," ulas mahasiswa Fakultas Hukum, Unud ini.

Kegiatan ini menyasar Sekolah Dasar (SD).

Sebab siswa SD dapat memberikan pengaruh terhadap teman sebaya hingga orang tuanya.

"Selain edukasi tentang penggunaan tumbler di sekolah dasar, juga akan ada penyediaan water station atau dispenser sebagai aksi keberlanjutan membawa tumbler ini. Water station akan didesain sedemikian unik agar dapat menarik perhatian siswa-siswa sekolah dasar yaitu water station vending machine, yang akan ditempatkan di setiap satu sekolah dasar," imbuh Luh Putu.

Sekitar 85 anak SD Negeri 4 Kuta mendapat donasi tumbler dari tim ini.

Luh Putu dan kawan-kawannya berharap lebih banyak lagi orang yang peduli lingkungan.

"Tidak perlu dengan aksi yang besar, namun bisa melakukan aksi yang sederhana, misalnya membawa tumbler kemanapun dan kapanpun," tutupnya. (*)

Penulis: Luh De Dwi Jayanthi
Editor: Irma Yudistirani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved