Pasar Badung Terbakar

Wandhira: Apa yang Membuat Pedagang Mau Bayar Lebih, Ada Sesuatu?

Karena itu perlu adanya perombakan manajerial termasuk penataan ulang pasar.

Wandhira: Apa yang Membuat Pedagang Mau Bayar Lebih, Ada Sesuatu?
Istimewa
Ilustrasi pungli 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, I Wayan Mariyana Wandhira, menyatakan Pasar Badung menjadi tidak tertata karena adanya oknum-oknum yang berada di lingkaran pasar itu sendiri yang membuat kesepakatan di luar ketentuan.

Karena itu perlu adanya perombakan manajerial termasuk penataan ulang pasar.

(Terungkap, Pedagang Pasar Badung Blak-blakan Soal Pungutan Liar yang Mencekik)

“Yang jelas dalam hal ini, kita tidak ingin ada hal-hal pungutan di luar pungutan resmi. Kalau ada pungutan di luar pungutan resmi, itu sudah barang tentu di luar ketentuan. Nah apa yang membuat para pedagang mau membayar di luar ketentuan? Pasti ada juga yang dilanggar kan begitu? Sama-sama dalam kondisi yang tidak sebenarnya,” kata Wandhira, Rabu (2/3/2016).

Wandhira berpendapat, adanya pungutan liar disebabkan karena para pedagang juga ingin melanggar ketentuan dan kesepakatan.

Sehingga oknum-oknum yang ada di lingkaran pasar memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membuat kesepakatan ketentuan resmi. (*) 

Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved