Ini Suka Duka ODHA Widiyanto Selama 3 Bulan Jalan Kaki dari Jakarta ke Bali

‎Dimulai dari kesedihan dalam perjalanannya, Gareng cukup sedih ketika berada di ‎kota Solo.

Ini Suka Duka ODHA Widiyanto Selama 3 Bulan Jalan Kaki dari Jakarta ke Bali
Tribun Bali/I Made Ardhiangga
Penyandang ODHA itu berjalan kaki dari Jakarta hingga akhirnya kini sudah sampai di Bali, Jumat (4/3/2016) 

Dengan sekitar 10 orang teman yang mengiringinya, dia tidak bisa melanjutkan perjalanan.

Semua yang turun kakinya tidak bisa digerakkan.

Sehingga, mesti ditandu oleh mobil ambulans.

"‎Dan yang paling senang adalah di Bali. Karena saya menikmati pantai dan bisa tidur di pantai," ujarnya, Jumat (4/3/2016).

Dia mengungkapkan bahwa kampanye jalan kaki keliling Indonesia ini, estimasi waktu yang akan ditempuhnya ialah sekitar dua tahunan.

Dan dirinya mengaku cukup berterimakasih dengan penyandang dana atau bantuan dari  Yayasan Pelita Ilmu dan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat.

"Saya ‎ingin memberikan sesuatu pada masyarakat. Kalau uang dan harta, saya akui, saya tidak punya. Dan yang saya punya hanya kaki. jadi kaki yang saya punya inilah yang bisa diberikan ke masyarakat (kampanye)," ungkapnya.

Pria penjual bakso di Jakarta itu pun mengurai, jika dalam perjalanan diakuinya tidak langsung sehari dirinya akan berjalan.

Dalam sehari dirinya akan melakukan perjalanan sedikitnya delapan jam perjalanan.‎

Dan itu semua‎ sudah dikonsultasikan kepada pihak medis.

"Paling tidak saya berjalan ‎sekitar pukul 08.00 hingga pukul 16.00. Dan paling lama saya berada di Jembrana, karena teman yang ikut saya sakit di Jembrana dan saya harus merawatnya. Sekitar 12 hari di Jembrana," pungkasnya. (*)

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved