Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

KMP Rafelia II Tenggelam

ABK Refalia II Ini Sempat Berikan Pelampungnya Pada Ibu dan Bayi Yang Tewas!

Ayah shock setelah tahu ibu dan anak bayi lepas dari pegangannya dan tenggelam

Ira Rachmawati / Kompas.com
Ribut yang masih dirawat di RSI karena kelelahan dan dehidrasi setelah membantu evakuasi penumpang KMP Refalia 2 yang tenggelam di Selat Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, BANYUWANGI – Ribut Hariono (51), salah satu ABK KMP Rafelia II sempat memberikan jaket pelampung yang telah dikenakannya pada seorang ibu dan bayinya.

Diduga ibu dan bayi itu adalah dua korban tewas, Elo Masruroh dan Mohammad Romlan.

"Ayah shock setelah tahu ibu dan anak bayi lepas dari pegangannya dan tenggelam, tetapi sebelumnya bapak yang selamatkan anak perempuan yang usia delapan tahun kalau enggak salah namanya Nova. Dia dirawat di sini juga," kata Sofyan, salah satu anak Ribut dikutip dari Kompas.com, Minggu (6/3/2016).

Ribut sendiri masih dirawat di RS Islam Banyuwangi, sebelumnya, saat dibawa ke rumah sakit, Ribut dalam tidak sadarkan diri karena kelelahan menolong penumpang KMP Rafelia II yang tenggelam di Selat Bali, Jumat (4/3/2016).

"Dari cerita penumpang lain, bapak yang membagikan jaket penyelamat ke semua orang yang ada di kapal," kata Sofyan.

Setelah membantu proses evakuasi penumpang, Ribut yang tidak menggunakan pelampung akhirnya berenang seorang diri sejauh 600 meter ke tepi Pantai Ketapang hingga tidak sadarkan diri karena kelelahan dan dehidrasi.

Saat dievakuasi ke rumah sakit, dia harus berganti ambulans di tengah jalan karena mobil kehabisan bensin.

"Saya ikut panik saat itu nyusul bapak ke pantai," ungkap warga Ketapang tersebut.

Walaupun ayahnya sudah membaik, Sofyan mengaku ayahnya masih dalam keadaan shock dan berkali-kali mengigau seperti memanggil nama anak kecil.

Rumah sakit tempat Ribut dirawat pun banyak dikunjungi oleh penumpang yang diselamatkan oleh ayahnya.

"Saya bersyukur bapak selamat dan bangga sama bapak karena menyelamatkan banyak orang sampai lupa dengan nyawanya sendiri," kata dia dengan suara lirih.(*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved