KMP Rafelia II Tenggelam
Berkat SMS Siswa SMK Pelayaran Kalipuro, Para Nelayan Itu Bantu Evakuasi
Rupanya, para nelayan ini bergerak setelah mendapat kabar tenggelamnya Kapal Rafelia II dari seorang guru SMK Pelayaran Kalipuro.
TRIBUN-BALI.COM, BANYUWANGI – Para nelayan lokal yang berjarak sekitar 600 meter dari pantai, ikut membantu dalam evakuasi korban kapal tenggelam, KMP Rafelia II di Selat Bali, Jumat (4/3/2016) lalu.
Rupanya, para nelayan ini bergerak setelah mendapat kabar tenggelamnya Kapal Rafelia II dari seorang guru SMK Pelayaran Kalipuro.
Saat itu, menurut Anas, guru tersebut menerima SMS dari muridnya yang PKL dan ikut di dalam kapal yang baru beroperasi tiga bulan tersebut.
Diduga SMS dikirim saat kapal baru oleng.
"Guru itu menerima pesan dari muridnya yang ikut dalam kapal dan gurunya itu yang langsung meminta tolong nelayan yang ada di sekitar sebelum anggota SAR datang," jelas Bupati Anas kepada kompas.com.
Ada tujuh siswa SMK Pelayaran Kalipuro yang sedang praktik kerja lapangan di Kapal Rafelia II.
Semua siswa tersebut dalam keadaan selamat. (ant/dtc/kps)
Tragedi tenggelamnya kapal KMP Rafelia II di Selat Bali, dapat Anda baca >>> di sini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kmp-rafelia-ii_20160306_160318.jpg)