KMP Rafelia II Tenggelam
Hah! ABK Rafelia II Tak Berikan Peringatan Darurat? Berikut Pengakuan Penumpang
ABK suruh kita (penumpang) tenang. Mau tenang gimana, kondisi kapal sudah miring sekali
Penulis: Aloisius H Manggol | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM - KMP Rafelia II tenggelam di laut saat berlayar dari Gilimanuk, menuju Pelabuhan Ketapang, Jumat (4/3/2016).
Yang menjadi pertanyaan, seperti apa kondisi saat itu ketika kapal akan tenggelam?
Pengakuan seorang penumpang, Sunandi, kondisi darurat ketika kapal mulai miring hingga akhirnya tenggelam kurang lebih sekitar 15 menit.
Saat itu suasana dalam kapal kian gaduh, hampir seluruh penumpang berlarian mencari posisi aman.
“ABK suruh kita (penumpang) tenang. Mau tenang gimana, kondisi kapal sudah miring sekali,” tegas Suhandi dikutip dari Kompas TV.
Ia mengatakan, ketika bertolak dari Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali kondisi relatif normal.
Kapal beranjak miring ketika akan memasuki Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Kapal barang itu tengah memuat 27 kendaraan termasuk 18 truk tronton.
Kapal diduga tenggelam karena ada kebocoran.
Adapun penumpang selamat yakni, 53 orang penumpang dan 12 orang anak buah kapal (ABK).
Sebanyak 9 orang harus menjalani perawatan di RS Islam Blambangan, 1 orang di RS Yasmin, dan 1 orang di RSUD Blambangan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/penumpang-kmp-rafelia-ii_20160306_172103.jpg)