Mau Mengabadikan Gerhana Matahari 2016? Lihat Pedoman Memotretnya di Sini!

Jadi, sesungguhnya di mana pun di Indonesia orang bisa menyaksikan gerhana matahari 2016 (GM 2016), hanya berbeda di ketertutupan mataharinya.

Mau Mengabadikan Gerhana Matahari 2016? Lihat Pedoman Memotretnya di Sini!
kompas.com
Gerhana matahari total pada 22 Juli 2009 dilihat dari Kota Chongqing, China. Kamera Canon EOS 1D Mk3, ISO 800, rana 1/100 detik, diafragma 6,3, aperture priority dengan kompensasi minus 3, lensa 400 milimeter, dengan krop. Arsip Agatha Bunanta, pernah dimuat Kompas, 4/8/2009. 

Tepat antara kontak kedua dan ketiga, ada titik yang disebut Puncak Gerhana. 

Waktu tiap kontak sebaiknya tercatat detail dengan pengaturan waktu yang benar di kamera.

Ketiga, pemotretan GM 2016 ini membutuhkan lensa yang panjang (tele). 

Pada kamera dengan sensor full frame (24 mm x 36 mm), lensa yang dibutuhkan sekitar 600 milimeter, sedangkan kamera APSC sekitar 400 mm sudah memadai.

Keempat, harus disadari bahwa memotret matahari saat terbuka atau cuma tertutup sebagian sangat berbeda dengan memotret matahari saat sudah tertutup bulan. 

Saat matahari terbuka sampai menjelang kontak kedua, pemotretan matahari membutuhkan filter Neutral Density (ND) kadar tinggi. Klik memakai ND 1000 untuk memotret matahari penuh di halaman ini.

Filter ND 1000 atau ND 400 harganya ratusan ribu rupiah. 

Tetapi, Anda bisa membuatnya sendiri dengan selembar kaca yang dilapis dua kali dengan penahan sinar UV kadar 60 persen yang bisa didapat di toko-toko aksesori mobil. (*)

Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved