Hari Raya Nyepi
Nyepi dan Gerhana Berlangsung Bersamaan, Umat Hindu Diimbau Gelar Upacara Ini
Upacara itu untuk memohon ampunan kepada Dewa Surya
Penulis: Lugas Wicaksono | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA – Ketua MMDP Buleleng, Dewa Putu Budarsa mengatakan, perayaan Nyepi kali ini bersamaan dengan gerhana matahari.
(Istimewa, Warga Bali Bisa Lihat Gerhana Matahari Saat Nyepi, Ini Waktu Puncaknya!)
Untuk itu, pihaknya akan menggelar upacara tambahan yaitu Ngaturang Gurupiduka saat pengerupukan.
Upacara tambahan itu dilakukan sesuai arahan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat.
(Langka, Lakukan Ini Saat Gerhana Matahari Bertepatan Nyepi, ‘Pahala Dilipatgandakan Berkali-kali’)
Ia mengungkapkan, upacara Ngaturang Gurupiduka itu untuk menghaturkan doa kepada Dewa Surya.
Khususnya memohon ampunan kepada Dewa Surya.
(Gerhana Matahari Ini Sempat Bikin Heboh Bali, akan Terulang Lagi 20 Maret 2053)
“Kami di Hindu punya persembahyangan sehari sebelum upacara sipeng Nyepinya, saat pengerupukan melakukan persembahyangan bersama untuk menghayati Dewa Surya, karena di dalam tambahan upacara pengerupukan ada ngaturang gurupiduka, pada saat itu kami mohon ampunan kepada Dewa Surya. Ada imbuhan upacaranya dengan menambahkan banten dengan banten gurupiduka,” tutur Budarsa. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/suasana-nyepi-di-desa-tuban-bali.jpg)