Astagaa, Ini Kondisi Tiga Warga Indonesia Korban Bom Brussels

Mereka sedang menunggu penerbangan untuk berlibur ke Indonesia

Astagaa, Ini Kondisi Tiga Warga Indonesia Korban Bom Brussels
vesti24/instagram
Ledakan di bagian pelaporan (check in) pesawat American Airlines di Bandara Brussels, Belgia, Selasa (22/3/2016) pagi. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA – Seorang ibu dan dua anaknya yang diduga menjadi korban bom Brussels sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit University Hospital Lauven (UHL), Brussels.

Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemenlu RI, Lalu Muhammad Iqbal, menjelaskan, tiga orang yang diduga warga negara Indonesia menjadi korban serangan bom teroris di Brussels, Belgia, saat menunggu penerbangan ke Indonesia di Bandara Zaventem.

"Menteri Luar Negeri telah menerima laporan dari Dubes RI Brussels yang melaporkan bahwa semalam waktu Brussels, KBRI mendapat info adanya WNI yang menjadi korban luka akibat bom di airport," ujar Iqbal melalui layanan pesan singkat seluler, Rabu (23/3/2016).

Seperti yang telah diungkapkan Juru Bicara Kemenlu RI Arrmanatha Nasir, Iqbal pun mengatakan bahwa ketiga orang itu menjadi korban saat sedang menunggu di bandara.

"Mereka sedang menunggu penerbangan untuk berlibur ke Indonesia," ungkap Iqbal.

Seperti yang telah diwartakan, saat ini ibu dan satu anak perempuannya dalam perawatan intensif di ICU. Sementara satu anak lainnya yang juga luka-luka berada di rumah sakit yang sama. Namun, kondisinya lebih stabil.

"Saat ini sedang diperiksa data di KBRI dan imigrasi untuk konfirmasi kewarganegaraan ibu dan anaknya tersebut," kata Iqbal juga.

Hingga saat ini, KBRI masih terus melakukan komunikasi dengan komunitas WNI dan Diaspora Indonesia di Belgia dan Luksemburg guna mencari informasi jika ada WNI lainnya yang menjadi korban dalam peristiwa itu.(Abba Gabrillin)

Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved