Menpar Arief Yahya Paparkan Pentingnya Peran PR di Kuta Bali

Sejumlah komunitas PR Indonesia mendeklarasikan Gerakan Komunitas PR Indonesia untuk membangun reputasi bangsa.

Menpar Arief Yahya Paparkan Pentingnya Peran PR di Kuta Bali
Tribun Bali/AA Seri Kusniarti
Menpar saat memberikan pemaparan mengenai PR di Swisbell Rainforest Sunset Road (24/3/2016) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Hingga saat ini dunia public relations tidak habis dibahas.

Sebab di tengah semaraknya dunia public relations (PR) di perusahaan swasta dan pemerintahan, Indonesia masih menghadapi masalah serius seputar citra dan reputasi bangsa di mancanegara.

Berdasarkan inilah, sejumlah komunitas PR Indonesia mendeklarasikan Gerakan Komunitas PR Indonesia untuk membangun reputasi bangsa.

Acara yang diadakan di Swissbell Rainforest, Sunset Road, Kuta, Badung, Bali, Kamis (24/3/2016) ini dihadiri oleh berbagai asosiasi seperti Asosiasi Perusahaan Public Relations Indonesia (APPRI), Kantor Stag Presiden (KSP), Badan Koordinasi Kehumasan Pemerintah (Bakohumas), Forum Humas BUMN, Ikatan Pranata Humas Indonesia, Tenaga Humas Pemerintah, ASEAN PR Network, London School of Public Relations, Public Relations Society Indonesia, EGA briefings, MM Komunikasi Trisakti, dan sejumlah komunitas kehumasan lainnya.

Melalui gerakan inilah, semua public relations di Indonesia bisa terus bergerak. Berkontribusi dalam penguatan reputasi organisasi, korporasi, hingga bangsa.

"Fokus kami adalah tentang penguatan kompetensi PR, yang berlanjut pada sertifikasi PR dan pada ujungnya membangun reputasi bangsa," kata Penggagas Komunitas PR Indonesia, Asmono Wikan.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya, juga mengatakan bahwa PR sangat penting dalam memperkenalkan sebuah destinasi, korporasi dan sebagainya kepada khalayak umum. (*)

Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved