Polisi Gagalkan Peredaran 20 Gram Sabu-sabu di Wilayah Badung

Berbekal informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan terhadap informasi lelaki yang bernama Pentol Korek.

Polisi Gagalkan Peredaran 20 Gram Sabu-sabu di Wilayah Badung
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Pentol Korek saat diinterogasi di Polres Badung, Kamis (24/3/2016)

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Sat Narkoba Polres Badung berhasil mengamankan 20 gram sabu-sabu yang rencananya akan diedarkan di wilayah Badung oleh I Wayan Suardana (38) alias Monjong alias Pentol Korek, asal Unggasan, Kuta Selatan, Badung, Bali.

Kasat Narkoba Polres Badung, AKP I Gede Budiana, Kamis (24/3/2016) mengatakan Pentol Korek ditangkap, Selasa (23/4/2016) pukul 17.00 Wita.

Dia ditangkap lantaran menyimpan 20 gram sabu-sabu.

Pelaku sering beraksi di daerah Denpasar dan Badung.

Penangkapan ini bermula dari informasi masyarakat bahwa pelaku yang biasa dipanggil Pentol Korek sering mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu di daerah Kuta Selatan sampai di daerah Badung Utara.

Berbekal informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan terhadap informasi lelaki yang bernama Pentol Korek.

Setelah melakukan penyelidikan, Tim Operasi Pemberantasan Sindikat Narkoba Polres Badung mendapati bahwa Pentol Korek merupakan target Operasi satuan Narkoba Polres Badung yang sering mengubah nama panggilannya.

Tim Operasi Bersinar Polres Badung dibawah pimpinan Kasat Narkoba AKP Budiana menyanggongi tempat mangkal pelaku.

Alhasil dari penyanggongan tersebut tim melihat lelaki dengan ciri-ciri yang dijelaskan oleh masyarakat.

Tidak mau membuang-buang waktu setelah dipastikan lelaki tersebut adalah pelaku, tim langsung melakukan penangkapan di daerah Jalan Griya Anyar, Pemogan, Denpasar.

Pelaku Pentol Korek rupanya tidak diam begitu saja setelah ditangkap petugas, pelaku berusaha beradu argumen dengan petugas, tetapi usaha pelaku gagal setelah petugas menemukan di bagasi depan sepeda motor Honda Vario warna putih yang dikendarai pelaku satu bungkus rokok yang di dalamnya tersimpan kristal bening sabu-sabu.

"Lantaran BB itu, pelaku tak bisa berkutik dan langsung mengakui bahwa barang tersebut adalah miliknya yang baru dibelinya dari seseorang BCK dengan harga Rp 1,3 juta, per gramnya kemudian akan dijualnya di wilayah Badung dengan harga Rp 2 juta per gram," ujar Budiana.

Kini pelaku harus meringkus di jeruji tahanan Mapolres Badung untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Barang bukti sabu-sabu seberat 20 gram, 1 bungkus rokok, 1 buah handphone dan sepeda motor Honda Vario warna putih disita petugas. (*)

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved