Hanya 4 Sekolah di Buleleng Yang Laksanakan UNBK, 59 Sekolah Liainnya Masih UN Pakai Kertas

Banyaknya sekolah di Buleleng yang masih melaksanakan UN secara konvensional karena keterbatasan komputer yang dimiliki sekolah.

Hanya 4 Sekolah di Buleleng Yang Laksanakan UNBK, 59 Sekolah Liainnya Masih UN Pakai Kertas
Tribun Bali / Lugas Wicaksono
Sejumlah siswa melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMAN 1 Singaraja, Bali, Senin (4/4/2016). 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Sebanyak 8.195 siswa dari 63 SMA/SMK sederajat di Buleleng, Bali melaksanakan Ujian Nasioanl (UN) secara serentak, Senin (4/4/2016).

Empat sekolah di antaranya melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), antara lain SMAN Bali Mandara, SMKN 1 Tejakula dan SMK TI Global dengan peserta 621 siswa.

Sementara 59 sekolah lainnya masih melaksanakan UN secara konvensional menggunakan kertas.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Buleleng, Gede Suyasa mengatakan, tiga siswa tidak bisa mengikuti UN karena sedang sakit.

Satu siswa lainnya bernama Putu Cathay Varianthy siswa kelas XII IPA SMAN 1 Singaraja tidak mengikuti UN karena mengikuti pertukaran pelajar di Amerika Serikat.

“Semua sudah kami persiapkan sejak jauh-jauh hari, dan sampai saat ini masih lancar. Kalau ada kendala seperti kekurangan soal, ada kesalahan di soal dan lainnya itu sudah ada prosedurnya atau SOP,” kata Suyasa.

Sementara itu, banyaknya sekolah di Buleleng yang masih melaksanakan UN secara konvensional karena keterbatasan komputer yang dimiliki sekolah.

Ia meminta Pemprov Bali untuk membantu menyediakan perangkat komputer bagi sekolah-sekolah tersebut.

“Saya ambil contoh di SMAN 3 Singaraja. Sebenarnya kalau secara SDM mereka sudah siap melaksanakan UNBK, tetapi karena jumlah komputer terbatas maka masih belum bisa,” ungkapnya. (*)

Penulis: Lugas Wicaksono
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved